Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

MANOKWARI · 2 Feb 2023 08:55 WIT

Pertahankan SMK Kehutanan, Pemkab Manokwari Hibahkan Tanah 15 Hektar Bangun Gedung Baru


 Pertahankan SMK Kehutanan, Pemkab Manokwari Hibahkan Tanah 15 Hektar Bangun Gedung Baru Perbesar

MANOKWARI – Bupati Manokwari Hermus Indou bersikeras mempertahankan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kehutanan Manokwari yang diisukan akan pindah ke Kota Sorong, akibat adanya permasalahan hak ulayat.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Manokwari Hermus Indou saat di wawancarai di ruang kerjanya, Rabu (1/2/2023). Dirinya sudah melakukan pertemuan bersama Kepala SMK Kehutanan Manokwari terkait pemindahan sekolah. Hermus menyampaikan Terkait isu kepindahan SMK Kehutanan Manokwari ke Sorong, dimana persoalan hak ulayat menjadi perhatian bagi masyarakat yang dapat menghambat pembangunan di wilayah Manokwari.

Dirinya akan berusaha untuk mempertahankan keberadaan SMK Kehutanan agar tetap ada di Manokwari dan juga di bangun di Sorong. Pemda juga menjanjikan penghibahan tanah untuk membangun gedung baru.

Bupati Manokwari Hermus Indou audiens bersama Kepala SMK Kehutanan Manokwari didampingi dinas terkait, Rabu (1/2/2023)

“Kami membahas upaya bersama agar SMK Kehutanan ini tidak pindah, biarkan nanti di Sorong di bangun kampus kedua. Kementerian Kehutanan menyampaikan bahwa jika pemda mampu menyiapkan lahan maka kampus di Manokwari akan di bangun di tampat baru, begitu pula di Sorong”, ujarnya.

“Kita sudah menyiapkan lahan di daerah Anday sekitar 15 hektar untuk di hibahkan pada Kementerian Kehutanan untuk pembangunan SMK Kehutanan Manokwari yang akan dipersiapkan untuk Politeknik Kehutanan yang menjadi perguruan tinggi negeri yang bernaung di bawah Kementerian Kehutanan yang dapat memberikan akses kepada anak-anak Papua untuk mengembangkan SDM-nya”, sambungnya lagi. 

Tanah yang dimiliki Kementerian Kehutanan juga diharapkan dapat dikelola oleh Pemda untuk pengembangan kota, dikarenakan tanah yang berada di area Sanggeng akan di fokuskan kepada pengembangan perekonomian masyarakat di Manokwari.

“Kita juga minta Kementerian untuk menghibahkan tanah yang ada di tanjung Sanggeng agar dihibahkan kepada Pemda untuk digunakan sebagai investasi”, kata Bupati.

“Kami berharap juga kedepan daerah Sanggeng dapat dikembangkan untuk perekonomian nantinya”, pungkasnya (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 297 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Polresta Manokwari Siapkan Personel Jadi Agen Perlinsos, Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

13 Oktober 2026 - 18:26 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Rendani, Sejumlah Maskapai Batal Mendarat

13 Oktober 2026 - 00:37 WIT

Franciscus Tanuardus Kembali Maju sebagai Calon Ketua PSSI Papua Barat, Bidik Juara PON

12 Oktober 2026 - 20:08 WIT

Wabup Mugiyono Tegaskan Sasaran Pendidikan Gratis Manokwari dan Papua Barat Berbeda

12 Oktober 2026 - 14:20 WIT

HUT ke-27 Papua Barat, Wabup Mugiyono Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan dan Kesejahteraan

12 Oktober 2026 - 13:58 WIT

Resmikan Gedung SDITQ Ummul Quro, Wabup Mugiyono Tekankan Kolaborasi Majukan Pendidikan

10 Oktober 2026 - 16:06 WIT

Trending di MANOKWARI