Menu

Mode Gelap
Alm. Nataniel Mandacan Salah Satu Putra Terbaik Arfak Yang Tumbuh Melalui Birokrasi Dr. Nataniel Mandacan Tutup Usia, Gubernur Didampingi Sang Istri Melayat Ke Rumah Duka 1.229 Tenaga Honorer Pemprov Papua Barat Akan Terima SK CPNS Senin 6 Juli 2026 37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik

PAPUA BARAT · 26 Jun 2026 19:55 WIT

PSDC Sumut Tampil Memukau di Pesparawi Nasional XIV


 PSDC Sumut Tampil Memukau di Pesparawi Nasional XIV Perbesar

MANOKWARI – Penampilan luar biasa disuguhkan oleh kontingen asal Provinsi Sumatera Utara pada kategori Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) dalam perhelatan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV. Tampil elegan dengan balutan kostum berwarna merah menyala, kontingen dengan nomor urut undian 11 ini sukses memukau seisi Aula Universitas Papua (UNIPA), Jumat (26/6/2026).

Harmonisasi vokal yang kontingen Sumut membawa lagu wajib, Pujian Setiap Waktu, ciptaan Rangga Arito Kulas. Lagu pilihan terikat, Memuji-Mu Pada Segala Waktuku, ciptaan Ondi Yohan Tambunan. Lalu, Lagu pilihan bebas, Haleluya, ciptaan Ondi Yohan Tambunan.

Ditemui usai mendampingi timnya tampil, Ketua Kontingen Sumatera Utara yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Sumatera Utara, Erab Manik, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya. Ia menegaskan bahwa seluruh anggota tim telah memberikan performa maksimal di atas panggung.

“Saya rasa tidak perlu dijelaskan lagi (bagaimana target kami), semua orang pasti ingin melakukan dan memberikan yang terbaik. Itu adalah komitmen kami sejak awal,” ujar Erab Manik.

Ketika ditanya mengenai proses persiapan tim, Erab mengungkapkan bahwa matangnya penampilan mereka hari ini merupakan buah dari perjuangan dan latihan panjang yang sempat dinamai dinamika penundaan jadwal. Sebagaimana diketahui, perhelatan Pesparawi Nasional XIV ini semula dijadwalkan bergulir pada tahun 2025 lalu.

“Kalau ditanya berapa lama, latihan ini sebenarnya sudah cukup lama. Karena kegiatan ini kan seharusnya dilaksanakan tahun 2025, jadi di akhir tahun 2024 kemarin anak-anak sebenarnya sudah mulai melakukan berbagai persiapan,” jelasnya.

Selama masa penundaan, mereka tetap konsisten mengasah kemampuan vokal walau porsi dan jadwal latihan sempat dikurangi demi menjaga ritme. Begitu jadwal resmi perhelatan di Papua Barat ini dipastikan kembali, intensitas latihan langsung digenjot secara maksimal.

“Persiapan kita sangat matang. Apalagi kita datang dari Sumatera Utara menuju Manokwari ini jaraknya sangat jauh dan memakan biaya yang luar biasa besar. Jadi, tidak mungkin kita datang ke mari hanya sekadar asal tampil saja. Kami harus tampil penuh dan maksimal,” tegas Erab dengan optimis.

Disinggung mengenai peta persaingan di kategori PSDC tahun ini, Erab mengakui bahwa kualitas seluruh peserta dari berbagai provinsi di Indonesia pasca-pandemi dan penundaan ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Menurut pengamatannya dari beberapa kontingen yang sudah tampil di hari yang sama, persaingan tahun ini terbilang sangat sengit.

“Memang saya lihat persaingan di kategori PSDC ini agak ketat. Hampir setiap provinsi memiliki kualitas vokal dan teknik yang merata, sama bagusnya dengan apa yang kita saksikan dari beberapa daerah yang sudah tampil tadi,” lanjutnya.

Menutup wawancara, Erab Manik mengonfirmasi bahwa keseriusan Provinsi Sumatera Utara dalam ajang Pesparawi Nasional XIV ini tidak hanya berfokus pada kategori Paduan Suara Dewasa Campuran. LPPD Sumatera Utara membuktikan komitmen penuh mereka dengan mengirimkan perwakilan di seluruh kategori yang dilombakan oleh panitia nasional.

“Untuk Pesparawi XIV di Papua Barat ini, kontingen Sumatera Utara mengikuti seluruh perlombaan. Total ada 12 kategori lomba yang kami ikuti semuanya,” pungkas Erab Manik. [ACM_7]

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Plt.Kakanwil Kemenag PB Apresiasi Tiga Event Keagamaan Berjalan Lancar, Bukti Kerukunan Umat Terjaga

13 Juli 2026 - 07:18 WIT

3 Tahun, 22 Guru SMA Kasuari Nusantara dan SMANKOR Tidak Terima Tunjangan & Tidak Naik Pangkat

10 Juli 2026 - 21:17 WIT

Beasiswa 1.950 Mahasiswa Asli Papua Program Papua Barat Cerdas Siap Disalurkan

10 Juli 2026 - 20:15 WIT

Gubernur Mandacan Gelar Rakor OPD Bahas Percepatan Realisasi Program 3PB

10 Juli 2026 - 19:09 WIT

Belanja Pegawai Pemprov Papua Barat Aman Dikisaran 30% Sesuai UU No.1 Tahun 2022

8 Juli 2026 - 03:56 WIT

Memimpin 2 Periode, Gubernur Dominggus Mandacan Dominggus Hasilkan 2.582 Honorer Jadi ASN Pemprov PB

7 Juli 2026 - 21:13 WIT

Trending di PAPUA BARAT