Menu

Mode Gelap
Pengadilan Negeri Manokwari Tolak Praperadilan Tersangka Pembunuh Yahya Sayori Penembakan Warinussy, Dugaan Sementara Pelaku Gunakan Senapan Angin Seorang Pengacara Di Manokwari Jadi Korban Penembakan OTK Seleksi Catar Kanwil Kemenkumham Papua Barat Digelar Akhir Pekan Ini Ditreskrimsus Polda Papua Barat Lakukan Tahap II Kasus KorupsI Dana Hibah PBVSI

HUKUM & KRIMINAL · 20 Jun 2024 14:15 WIT

Sakit Hati Dimaki-maki Usai Minum Miras, BM Tikam PU Hingga Tewas


 Sakit Hati Dimaki-maki Usai Minum Miras, BM Tikam PU Hingga Tewas Perbesar

MANOKWARI – Polresta Manokwari mengamankan BM, pelaku penikaman terhadap PU, karena tidak terima berbagi minuman usai beradu argumen.

Hal tersebut diungkapkan saat press release di Mapolresta Manokwari, yang dipimpin oleh Kapolresta Manokwari didampingi Wakapolresta, Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasi Humas, Kamis (20/6/2024).

Kapolresta Manokwari Kombes Pol. Rivadin Benny Simangunsong menyampaikan kronologi terjadinya penikaman di kampung Yoom Distrik Pantura Kabupaten Manokwari yang dilakukan oleh tersangka dengan inisial BM dimana pelaku bersama korban berinisial PU minum bersama tersangka pada tanggal 7 Juni lalu.

“Pada Jumat tanggal 7 Juni sekitar pukul lima sore keduanya bersama-sama membeli minuman keras jenis Cap Tikus dan minuman keras jenis ballo. Terjadi percekcokan dan adu mulut”, ucapnya.

Setelah korban pergi dengan membawa sejumlah minuman tersebut. Pada tanggal 8 Juni sekitar pukul 05.30, tersangka menghampiri korban membawa pisau dapur dan menikam korban di bagian ulu hati (1x), di bagian dada kiri (1x) dan mata sebelah kiri (1x).

“Tersangka menikam korban sebanyak tiga kali, yang mengakibatkan korban mengalami pendarahan hebat dan meninggal dunia”, terang RB.

“Satreskrim bergerak cepat sehingga dapat menangkap tersangka tidak lama setelah kejadian. Tersangka diamankan di pelabuhan saat hendak pergi ke Biak”, tambahnya lagi.

Kasat Reskrim Polresta Manokwari AKP Raja Putra Napitupulu menuturkan, setelah dilakukan BAP tersangka mengaku dirinya sakit hati terhadap korban karena setiap kali minum bersama dan mabuk dirinya mendapat makian dari korban.

“Pelaku sakit hati karena korban maki-maki. Untuk barang bukti yang disita, kami masih mencari pisau dapur yang digunakan untuk menikam, karena dari pengakuan tersangka sudah di buang ke sungai”.

Atas perbuatannya, BM dikenakan pasal 338 KUH Pidana dan Pasal 351 ayat 3 KUH Pidana dengan hukuman penjara paling lama 15 tahun. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 272 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pengadilan Negeri Manokwari Tolak Praperadilan Tersangka Pembunuh Yahya Sayori

17 Juli 2024 - 22:38 WIT

Penembakan Warinussy, Dugaan Sementara Pelaku Gunakan Senapan Angin

17 Juli 2024 - 22:23 WIT

Seorang Pengacara Di Manokwari Jadi Korban Penembakan OTK

17 Juli 2024 - 16:27 WIT

OPM Bakar Gedung Sekolah SMP Negeri Okbab

15 Juli 2024 - 20:29 WIT

Ditreskrimsus Polda Papua Barat Lakukan Tahap II Kasus KorupsI Dana Hibah PBVSI

5 Juli 2024 - 19:27 WIT

Susul Sang Ayah, Kejati Tetapkan ‘BP’ Tersangka Korupsi Pembangunan Kantor Dinas Perumahan PB

6 Juni 2024 - 19:22 WIT

Trending di HUKUM & KRIMINAL