MANOKWARI – Polresta Manokwari dan Kodim 1801 Manokwari mengerahkan sekitar 150 anggota Polisi dan dua Pleton anggota TNI untuk mengamankan proses pembongkaran pasar Sanggeng.
Hal tersebut disampaikan Kapolresta Manokwari Kombes Pol. Rivadin Benny Simangunsong saat berada di lokasi pembongkaran pasar Sanggeng, Rabu (8/3/2023).
“Kami melibatkan 150 personil kepolisian dan 2 pleton dari TNI itu sekitar 60 orang untuk melakukan pengamanan dalam proses pembongkaran pasar Sanggeng dan juga pasar sementara”, ucapnya.
Untuk pasar sementara dimana nantinya pedagang akan dialihkan untuk berjualan, aparat kepolisian dan TNI juga akan melakukan patroli untuk menjaga keamanan pedagang dan masyarakat dari aksi premanisme.
“Kami akan lakukan patroli di pasar sementara ini untuk mengantisipasi premanisme, dimana ada informasi sering terjadi pemalakan kepada pedagang”, ujar Kapolresta.
“Kami minta masyarakat turut mendukung program dari pemerintah deerah, dimana sudah disampaikan oleh Penjabat Gubernur Papua Barat dan Bupati Manokwari, pembangunan ini untuk masyarakat, sehingga harus didukung agar terlihat lebih bersih, indah karena ini menjadi barometer bagi daerah lain di Papua Barat”, imbau Kapolresta. (ACM_2)






















