Menu

Mode Gelap
37 Mantan Anggota OPM Kodap IV Sorong Secara Sukarela Kembali Ke NKRI Terkait Kasus Alergi Makanan Kontingen, Panitia Pesparawi XIV Pastikan Sudah Ditangani Dengan Baik Buka Pesparawi Nasional XIV, Wapres Apresiasi Transformasi RTP Borarsi Jadi Pusat Kegiatan Nasional Semarak Jelang PESPARAWI Nasional XIV, Ratusan Peserta Pawai Keliling Manokwari Bawa Piala Presiden Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari

EKONOMI & BISNIS · 6 Mar 2023 11:53 WIT

Sepekan Tak Kunjung Dipindahkan Ke Pasar Sementara, Pedagang Pasar Sanggeng Merugi


 Sepekan Tak Kunjung Dipindahkan Ke Pasar Sementara, Pedagang Pasar Sanggeng Merugi Perbesar

MANOKWARI – Sejak tanggal 26 Februari pedagang pasar Sanggeng belum juga mendapat kepastian untuk pembagian lapak di pasar sementara, padahal sudah mengosongkan lapak jualan sejak instruksi Bupati Manokwari dikeluarkan, sehingga banyak pedagang yang rugi akibat tidak dapat berjualan.

Saat di temui di area pasar, salah seorang pedagang pasar Sanggeng, La Tamrin menyampaikan bahwa pasar Sanggeng sudah mulai di kosongkan sejak tanggal 26 Februari lalu.

“Tanggal 26 Februari pasar Sanggeng sudah dikosongkan oleh pedagang, kami berjualan di depan”, katanya.

Para pedagang juga belum mendapatkan lokasi berjualan di pasar sementara hingga hari ini, namun sebelumnya ada pertemuan yang menyangkut pembagian los bagi para pedang untuk mengisi 70 kios dan 500 hamparan yang sudah di janjikan.

“Kami di janjikan untuk peresmian di tanggal 26 namun ini sudah lewat. Hari ini penyampaiannya ada pembagian los di pasar darurat, namun untuk pindah belum ada informasi. Untuk pembagian juga belum di lakukan hingga hari ini, hanya ada informasi ada pertemuan untuk pembagian los untuk pedagang di pasar sementara”, jelasnya.

Salah satu pedagang pasar sanggeng, La Tamrin

Dirinya berharap agar pemindahan lapak pedagang ke pasar sementara dapat segera dilakukan, melihat banyak pedagang yang mengalami kerugian akibat lapak yang belum ada, sehingga belum bisa berjualan.

“Kalau bisa secepatnya karena banyak pedagang yang menganggur , tidak berjualan. Janjinya kemarin kami keluar dulu baru ada pembagian untuk los pedagang”, harapnya.

Senada dengan mama Papua yang berdagang di hamparan pasar Sanggeng berasal dari Pantura, dimana mereka juga mendapat pemberitahuan untuk pembagian los pedagang di pasar sementara. Namun hingga siang pertemuan belum terlaksana.

“Ada pemberitahuan untuk pertemuan hari ini, tapi ini belum jelas. Kami sudah dari pagi turun ke kota”, ucapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perindag dan UKM Kabupaten Manokwari, Yan Ayomi enggan memberikan komentarnya saat dikonfirmasi wartawan perihal kepastian pemindahan pedagang pasar sanggeng ke pasar sementara.

Sebelumnya dalam pertemuan bersama para pedagang pasar sanggeng tanggal 15 Februari lalu, Bupati Hermus Indou menegaskan agar para pedagang mengosongkan area jualan paling lambat akhir Februari. Hal itu sudah dilakukan, namun mereka mengeluh karena setelah sepekan keluar hingga kini tak kunjung mendapat kepastian terkait pemindahan ke pasar sementara. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 169 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Diharapkan Durian Manokwari Beri Warna Tersendiri Bagi Peserta Pesparawi ke XIV

13 Juni 2026 - 15:22 WIT

Durian Mulai Banjiri Kota Manokwari Jelang Perhelatan Pesparawi ke XIV

13 Juni 2026 - 15:10 WIT

Kisah Dua Sosok Guru Lintas Iman, Lintas Suku : Merawat Persatuan di SMTKN Pelita Sambab

2 Mei 2026 - 14:07 WIT

Lepas Pawai Hardiknas, Gubernur Dominggus Ajak Insan Pendidikan Tingkatkan Kreativitas

29 April 2026 - 19:04 WIT

Terpesona Keindahan Pulau Mansinam, Kapal Pesiar MH Minerva Kembali Berkunjung

24 April 2026 - 20:11 WIT

Kapal Pesiar MH Minerva-Swan Hellenic Kunjungi Pulau Mansinam

20 April 2026 - 13:45 WIT

Trending di MANOKWARI