MANOKWARI – Menapi usia ke 39 tahun, paguyuban Karisidenan Madiun (Karima) Manokwari menggelar perayaan Harlah Karima bertempat di Aula Orchid Wosi, Sabtu (31/1/2026).
Harlah Karima dihadiri Pj. Sekda Kabupaten Manokwari, Ketua Ikaswara, Ketua-Ketua Paguyuban dan Kerukunan di Manokwari.
Bupati Manokwari dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pj. Sekda Kabupaten Manokwari, Yan Ayomi mengucapkan selamat atas perayaan harlah Karima ke-39 tahun. Dalam usia tersebut nampak nyata kebersamaan dan kerukunan Karima yang dibangun turut nyata berperan penting membangun Kota Manokwari.
” Di usia yang saat ini menginjak 39 tahun, Karima mampu menunjukkan contoh kerukunan yang solid ditengah keberagaman sosial dan menjadi paguyuban yang eksis dalam membangun kota Manokwari,” ujarnya.

Ketua Karima Manokwari, Ir. Bambang Tj. Harijadi,M.P dalam sambutannya sedikit menapak tilas ke belakang tentang terbentuknya paguyuban Karima yang tanpa terasa kini telah berusia 39 tahun.
Ia berharap dengan usia yang baru, warga Karima lebih mulia seperti slogan yang diemban yaitu Mulia dan penderma.
” Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemda yang telah mendukung keberadaan Karima di Manokwari dan seperti slogan kita yaitu mulia,mulia mulia, penderma, kita memuliakan siapa saja baik manusia dan juga alam” ajaknya.
Ketua Ikaswara Manokwari, Suyanto dalam sambutannya mengucapkan selamat serta mengajak seluruh warga Karima untuk terus menjaga kerukunan dan kebersamaan. Pada kesempatan tersebut, Suyanto juga menyampaikan agar Pemda dapat lebih banyak melibatkan seluruh paguyuban yang ada karena hampir 29 payuban yang ada dibawah koordinasi Ikaswara telah memiliki Akta.
” Selamat hari jadi Karima semoga warganya guyub rukun selalu dan bahagia. Selain itu saya juga menitip pesan kepada Bapak Sekda agar dalam kegiatan Pemda bisa melibatkan seluruh Paguyuban, karena banyak masukan biasanya yang diundang hanya itu-itu saja atau Ketua lama yang dapat undangan,” tutur Suyanto.

Sebelumnya Ketua Panitia Endra Prihartanto dalam laporan Panitia menyebut bahwa kegiatan Harlah Karima mengambil tema ” Ngukir Guyub, Njangka Rukun, Nggayuh Bagya Mulya” yang artinya mewujudkan kebersamaan dan menciptakan kerukunan untuk mencapai kebahagian dan kemuliaan/kesejahteraan.
Harlah Karima dapat terlaksana dengan dana swadaya warga Karima serta sumbangan donatur yang terkumpul sebanyak kurang lebih 31 juta rupiah.
” Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama Bapak Ibu warga Karima dan seluruh pihak yang terlibat dalam mensukseskan Harlah Karima ke-39 tahun” ucapnya.
Harlah Karima turut dimeriahkan dengan pemotongan tumpeng dan penampilan tarian serta lomba yang rangkaikan dengan pembagian doorprize. (ACM_3)























