MANOKWARI – Tim Basket Papua Barat memantapkan latihan akhir sebelum pemusatan latihan/training center (TC) dan Pra PON 2023 yang akan dilaksanakan di Bali, awal Oktober mendatang.
Latihan akhir tersebut dipantau langsung Manager Tim Basket Pra PON Papua Barat, Harli Siregar, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Barat, Samy Saiba, dan Wakil Ketua Pengprov PERBASI Papua Barat, Andrew Valentino Tirony bertempat di GOR Sanggeng, Rabu (20/9/2023).

Pada kesempatan tersebut Manager Tim Basket Pra PON Papua Barat, Harli Siregar memberikan dorongan semangat kepada para atlet yang berhasil terpilih untuk berlaga pada Pra PON 2023 di Bali nanti.
” Berbahagialah adik-adik yang terpilih menjadi tim Basket mewakili Papua Barat pada ajang Pra PON, karena Basket merupakan olahraga bergengsi setaraf internasional,” ucap Harli.
Harli berpesan harus ada tekad yang kuat, dan utamakan kerja tim untuk kolaborasi tim yang apik.

” Jangan kecewakan masyarakat Papua Barat, Saya yakin kitorang bisa berprestasi dengan tekad yang kuat dan jangan lupa kedepankan kerja sama tim yang baik,” pintanya
Dirinya berharap, Tim Basket Papua Barat bisa memetik hasil maksimal dan menorehkan prestasi pada Pra PON Oktober mendatang. Dirinya berjanji akan hadir langsung melihat aksi Tim Basket Papua Barat saat berlaga di Bali.
” Setelah ini kalian akan mengikuti TC di Jakarta dan lanjut ke Bali. Harapan saya satu tunjukan prestasi kitorang bisa. Kita harus bisa lolos ke PON dan Saya akan pantau langsung kalian nanti di Bali.” ungkapnya.
Dukungan yang sama juga disampaikan Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua Barat, Samy Saiba. Dirinya berpesan agar para atlet menfokuskan konsentrasinya hanya pada pertandingan Pra PON.

” Pesan saya satu, jaga kesehatan dan fokus terus pada Pertandingan Pra PON nanti, jangan pikir yang lain-lain. Yang penting kita harus ke lolos PON 2024 di Aceh dan Sumut,” pesan Samy.
Sementara itu, Wakil Ketua Pengprov Perbasi Papua Barat, Andrew Valentino Tirony mengatakan sebanyak 24 atlet putra putri diturunkan dalam Pra PON masing-masing terdiri dari 12 orang pertimnya. Sebelum menuju Bali, terlebih dahulu Tim akan menjalani TC dan uji tanding di Jakarta selama 1 minggu.
” Nanti selama 1 minggu lebih, kita fokuskan TC dan uji tanding dengan tim besar. Setiap harinya selama TC mereka uji tanding dan kita akan lakukan evaluasi, untuk memantapkan menunju Pra PON” ujarnya.

Wakil Ketua PERBASI Papua Barat, Andrew Valentino Tirony.
Tim Basket Putra Papua Barat sendiri berada 1 grup dengan Provinsi Sulawesi Utara dan NTB, sedangkan tim putri berada 1 grup dengan DKI Jakarta dan Jogjakarta.
” Sejauh ini DKI menjadi lawan yang tangguh sehingga kita harus antisipasi mengatur strategi, karena di awal ini tim putri memang lawannya cukup berat namun kami tetap optimis dan melakukan yang baik,” tukasnya.
Rencananya, Sabtu 23 September para atlet basket akan bertolak menuju Jakarta untuk mengikuti TC dan uji tanding. ( ACM)






















