MANOKWARI – Pemalangan jalan yang sempat terjadi di jalan Trikora Sowi IV sekitar pukul 22.00 WIT, Senin (27/2/2023) malam, akhirnya dapat di buka setelah negosiasi yang dilakukan oleh Polresta Manokwari bersama pihak keluarga yang menjadi korban laka lantas.
Kapolresta Manokwari Kombes Pol. Rivadin Benny Simangungsong kepada awak media menuturkan bahwa pemalangan yang sempat terjadi sejak tadi malam sekitar pukul 22.00 WIT, dapat di buka pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIT, Selasa (28/2/2023). Pemalangan sudah dibuka hasil dari negosiasi dengan pihak keluarga.

Kapolresta Manokwari Kombes Pol RB Simangunsong
“Untuk kejadian lakalantas yang mengakibatkan pemalangan di Sowi IV sudah diselesaikan dengan pihak keluarga. Dari keluarga hanya meminta dari pihak kepolisian untuk membantu dan menyiapkan peti mati juga pembiayaan penguburan”, terang Kapolresta.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Manokwari Iptu Subhan Ohoimas yang juga dikonfirmasi menjelaskan bahwa kejadian laka lantas dialami pesepeda motor Honda Revo dan Yamaha Mio JT, yang mengakibatkan pengendara Honda Revo dengan inisial ‘AI’ meninggal di tempat kejadian.
“Aksi Pemalang terkait kejadian kecelakaan yang terjadi kemarin antara sepeda motor. Untuk pengendara Revo setelah kejadian meninggal dunia dengan inisial AI di tempat kejadian”, ujarnya.

Kasat Lantas Polresta Manokwari, Iptu Subhan Ohoimas.
Dirinya menerangkan kronologi kejadian dari hasil olah TKP dan keterangan saksi yang himpun, diketahui pemuda berinisial “AI” mengendarai motornya melaju dari turunan arah kantor Gubernur namun dikarenakan dalam pengaruh minuman beralkohol, sehingga terus meluncur dan menabrak kendaraan Yamaha Mio JT. Akibat kecelakaan tersebut, “AI” yang merupakan warga telaga wasti Sowi IV ini langsung meninggal di TKP.
” Dari hasil pemeriksaan secara fisik kendaraan tidak memiliki persyaratan yang layak seperti rem, lampu kendaraan hingga surat kendaraan”, tutur Ohoimas.

“Korban juga langsung diamankan oleh pihak keluarga dikarenakan meninggal di tempat, tapi kami tetap membutuhkan hasil visum dari korban”, tambahnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mencari keberadaan dari pengendara Yamaha Mio JT yang kabur usai kejadian.
“Untuk pengendara Yamaha Mio JT sampai sekarang masih dilakukan penyelidikan untuk keberadaannya, sedangkan kendaraan keduanya sudah di amankan”, jelas Kasat Lantas.

Sementara jenazah “AI” kini disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan hari ini. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, Polresta Manokwari menurunkan anggota untuk berjaga di rumah korban hingga pemakaman. (ACM_2)






















