MANOKWARI – Video kericuhan yang sempat beredar terjadi di Jalan Jendral Sudirman kompleks Borobudur, Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIT, dikonfirmasi merupakan kejadian tindak pidana penganiayaan yang dialami oleh seorang pejasa ojek.
Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polresta Manokwari AKP. Nirwan Fakaubun yang dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis (13/4/2023). Nirwan menjelaskan bahwa kejadian tersebut dialami seorang pejasa ojek yang dianiaya 4 pemuda saat sedang mengambil penumpang di daerah Borobudur.
“Ini tindak penganiayaan oleh para pelaku yang diperkirakan berjumlah 4 orang, yang melakukan penganiayaan terhadap seorang pejasa ojek yang sedang mengambil penumpang di daerah Borobudur”, jelasnya.
Kejadian bermula saat korban sedang mengambil penumpang di daerah Borobudur, sampai di sana terlibat keributan dengan pemuda sekitar yang dibawah pengaruh minuman keras. Kemudian terjadi percekcokan dan akhirnya korban dikeroyok oleh 4 pemuda tersebut.

Ricuh di kompleks Borobudur, Rabu (12/4/2023) malam.
Korban lalu diamankan oleh salah satu anggota Polresta yang sedang melintas dan langsung dibawa ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) untuk membuat laporan polisi dan visum.
“Pelaku diperkirakan sebanyak 4 orang dan sedang di lakukan pengejaran, dikarenakan setelah kejadian para pelaku melarikan diri”, ujar Nirwan.
Diketahui bahwa korban sempat dipukuli dengan benda tajam di daerah pipi, dan saat ini sudah kembali dirawat dirumah korban.
“Kami sedang melakukan pengejaran karena identitas para pelaku sudah di ketahui”, tutupnya. (ACM_2)






















