MANOKWARI – Polresta Manokwari akhirnya mendapat hasil uji laboratorium terkait dugaan penjualan mie ayam tikus yang viral pada pertengahan September lalu dan menyatakan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dari pemilik usaha dan diminta untuk merenovasi warung.
Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Manokwari Kombes Pol Rivadin Benny Simangunsong di Mapolresta,Senin (23/10/2022). Dirinya mengatakan hasil uji sampel bakso, mie dan kuah yang sudah dilakukan telah disimpulkan tidak ada unsur kesengajaan.
“Sudah diuji lab oleh BPOM terkait mie ayam yang ada tikus, dari sampel bakso, mie dan kuah sudah di cek, tidak ada unsur kesengajaan”, ungkapnya.
Dijelaskan Kapolresta, didapati tikus dalam mie ayam tersebut kemungkinan dikarenakan tempat kuah yang terbuka sehingga tak disangka hewan pengerat itu telah masuk kedalamnya.
“Kami sudah ingatkan kepada pemilik agar menciptakan tempat berjualan yang layak, karena melihat tempat sudah tidak layak”, tambah Kapolresta.
Dirinya juga telah meminta agar pemilik merenovasi tempat berjualannya juga mengimbau agar Dinas Kesehatan dan BPOM untuk lebih aktif mengecek kebersihan tempat jualan yang banyak di datangi masyarakat. (ACM_2)






















