MANOKWARI – Bupati Manokwari bersama BPJS Kesehatan menandatangani kerjasama penyelenggaraan jaminan kesehatan dalam rangka Universal Health Coverage (UHC) tahun 2024 dengan nilai anggaran Rp 9,8 Milyar, yang dilaksanakan diruang rapat Bupati, Senin (6/11/2023).
Penandatanganan Kerjasama antara pemerintah Kabupaten Manokwari dengan BPJS Kesehatan cabang Manokwari, tentang penyelenggaraan Jaminan kesehatan nasional bagi penduduk dalam rangka Universal Health Coverage (UHC) tahun 2024.
Bupati Manokwari Hermus Indou menyampaikan bahwa Pemda akan tetap menjaga keaktifan dan peningkatan program BPJS Kesehatan bagi seluruh masyarakat.

“Pemda berkomitmen untuk mendukung program kerjasama ini untuk memastikan Jaminan Kesehatan bagi masyarakat di pastikan tetap terjamin”, ujarnya.
Dirinya menambahkan, ditahun kedepan Pemda juga akan tetap memaksimalkan jumlah peserta untuk berpartisipasi dalam Jaminan kesehatan, dengan mengikuti anggaran yang ada.
“Dalam pengelolaan APBD tahun 2024, kita sudah memastikan penganggaran dari Pemda Manokwari, banyak kejadian yang tidak terduga yang menyangkut BPJS Kesehatan, sehingga kita upayakan untuk semua tercover “, tambah Bupati.
“Kita pastikan untuk melanjutkan kerjasama yang bertujuan untuk pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Manokwari”, harap Hermus

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manokwari Dwi Sulistyono Yudo menyampaikan pembiayaan untuk Jaminan Kesehatan yang dianggarkan Pemerintah Daerah membiayai 18.744 warga yang ber-KTP Manokwari. Untuk tahun 2024 ditargetkan meningkat sebanyak 1.000 peserta.
“Berdasarkan data terakhir per 1 November ini yang dibiayai oleh pemerintah daerah sebanyak 18.744 warga Kabupaten ber KTP Manokwari, target kita lihat trend jadi di 2024 itu kurang lebih nanti ada potensi kenaikan kurang lebih 1000 jiwa”, ujarnya.
Ada dua dokumen yang dilakukan yaitu nota kesepakatan ini berdurasi lebih dari 1 tahun, 3 tahun dan 5 tahun dan kesepakatan rencana kerja atau RK yang sifatnya tahunan.
“Dari kesepakatan ini, disepakati jumlah peserta dan biaya manfaatnya melihat dari kelas. Disepakati target awal 18.000 dan anggaran sebesar 9 milyar lebih”,jelas Dwi.
Kelebihan UHC yang diterima Kabupaten Manokwari ,dimana saat ada peserta baru yang membutuhkan BPJS Kesehatan, melalui Dinas Sosial bisa langsung diaktifkan saat itu juga.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari Marthen Rantetampang menyampaikan Anggaran tahun 2023 sebesar 8.959.960.800 (8.9 Milyar) dan anggaran yang tahun 2024 sebesar 9.886.020.800 (9.8 Milyar).
“Bupati sudah mensuport dana sekitar 9.8 Miliar, kita lihat dari peningkatan tahun lalu artinya sekitar 10,34% kenaikannya ya jadi mulai tahun 2024 ada kenaikan sekitar 10,34% yang di cover oleh BPJS”, terangnya. (ACM_2)






















