MANOKWARI – Sehari jelang Hari Jadi Kota Manokwari ke-125 yang jatuh pada tanggal 8 November 2023, setiap tahunnya Pemda Manokwari, DPRD dan Forkopimda melaksanakan ziarah ke sejumlah makam mantan pejabat daerah. Pelaksanaan ziarah dilakukan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para pejabat untuk Manokwari, yang sudah mendahului ke Sang Pencipta, Selasa (7/11/2023).
Ziarah makam ini dipimpin Bupati Manokwari, dan diikuti Sekda Manokwari, KaFasharkan TNI AL Manokwari, Kepala Kejaksaan Negeri Manokwari, Wakapolresta Manokwari, Pasi Ops Kodim 1801 Manokwari, Anggota DPRD Manokwari, seluruh jajaran OPD dilingkup Pemda Manokwari.

Ziarah dilakukan dengan penaburan bunga dimulai dari makam Alm. Dedy May (Ketua DPRD Periode 2014-2019), Alm. Daud Ullo (Mantan Ketua Wakil DPRD), Alm. Demas Mandacan (Mantan Bupati Manokwari periode 2016-2021), Alm. Samuel Mandacan ( mantan Wakil Ketua DPRD periode 2009-2014), Alm. Mosses Mosioi (ketua DPRD periose 2009-2014), Alm. Steven Rumfabe (mantan Sekda Manokwari), Alm. Usman Patisahusiwa (mantan Sekda Manokwari), Alm. S.D Kawab (Bupati periode 1967-1973), Alm. D.T Kawab (Wakil Bupati periode 2000-2003), Alm. Daud Mandowen (Ketua DPRD periode 1996-2004, Alm. Esau Sesa (Bupati Manokwari periode 1989-1995).
Bupati Manokwari Hermus Indou saat diwawancara usai ziarah mengutarakan apresiasi dan hormatnya kepada para almarhum yang pernah menjabat di Manokwari.

“Pemkab Manokwari sangat mengapresiasi dan memberikan penghormatan kepada seluruh pejabat daerah yang sudah almarhum dengan kepemimpinannya telah mengabdikan diri dengan baik di Kabupaten Manokwari”, ujarnya.
Katanya, banyak hal yang telah dikerjakan untuk pembangunan di Manokwari sehingga saat ini dapat dinikmati oleh masyarakat.

“Pencapaian hari ini sesungguhnya tidak terlepas dari apa yang dikerjakan oleh para pendahulu kita di masa yang lalu, tentu aspek historis tetap harus kita hargai dan hormati”, tutur orang nomor satu di Manokwari itu.
Ziarah makam yang merupakan tradisi tahunan sehari sebelum HUT Kabupaten Manokwari dilakukan untuk mengapresiasi keluarga yang ditinggalkan. (ACM_2)






















