MANOKWARI – Menjaga stabilitas harga beras yang harganya kian naik, Perum Bulog Manokwari akan tertibkan penjual untuk menggunakan harga standart dari Bulog. Sedangkan untuk stok komoditi di Bulog aman hingga bulan puasa nanti.
Hal tersebut dikatakan Kepala Bulog Manokwari Armin Bandjar di kantornya, Selasa (21/2/2024). Ia mengatakan bahwa stok komoditi terutama beras yang ada di Gudang Bulog sangat aman untuk beberapa bulan ke depan.

Kepala Bulog Manokwari Armin Bandjar.
“Untuk stok beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) digudang ada sebanyak 1.600 ton dan sementara akan ditambah sebanyak 250 ton, juga akan tiba 5.300 ton yang ditujukan untuk membantu kebutuhan pangan hingga Maret kedepan juga untuk stabilisasi harga”, ujarnya.
Selain Beras CPP, ada beras komersil sekitar 20 ton dan akan di tambah sebanyak 100 ton. Stok yang ada digunakan juga untuk memenuhi kebutuhan pengan hingga bulan puasa mendatang.
Untuk menjaga stabilisasi harga beras Bulog mendorong bantuan pangan dan SPHP yang merupakan beras pemerintah yang akan terus disalurkan kepada masyarakat.

Untuk mencegah kelonjakan harga, yang jauh dari standart Bulog, dikatakannya juga akan melakukan penertiban bagi pedagang yang menjual dengan harga tinggi.
“Kami juga sedang tertibkan harga eceran tertinggi (HET) bagi para pedagang agar menjual beras dengan harga yang sama dengan di Bulog. Kami sudah melakukan pendataan kepada pedagang dan melakukan perjanjian agar menjual dengan harga standart yaitu Rp 11.800/perkilo”, terang Armin.
Selain Beras, komoditi lain yang tersedia di Gudang Bulog yaitu gula sebanyak 40 ton, minyak goreng sebanyak 18 ton liter, yang diyakini akan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. (ACM_2)






















