Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

POLITIK · 11 Mei 2024 19:32 WIT

Daftar Ke Partai Demokrat, DOMAN Ingin Pilkada di Pegaf Bersaing Secara Sehat


 Daftar Ke Partai Demokrat, DOMAN Ingin Pilkada di Pegaf Bersaing Secara Sehat Perbesar

MANOKWARI – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba bersama Andy Salabai yang disingkat Doman,Jumat (10/5/2024) mendaftarkan diri ke kantor sekretariat sementara DPD Partai Demokrat Kabupaten Pegunungan Arfak di Manokwari sebagai salah satu persyaratan setiap bakal calon kepala daerah untuk bisa mendaftarkan diri sebagai peserta pilkada di Komisi Pemilihan Umum di setiap kabupaten/ kota.

Bakal calon Bupati Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba datang bersama bakal calon Wakil Bupati nya Andy Salabai yang dihantar oleh tim sukses bersama masa pendukungnya. Keduanya datang ke kantor sekretariat sementara DPD Partai Demokrat Pegunungan Arfak yang diiringi tarian khas suku Arfak yaitu tumbuk tanah oleh masa pendukungnya. Keduanya pun diterima oleh Ketua DPD partai Demokrat Kabupaten Pegunungan Arfak Amon Yakson Ahoren yang turut didampingi Ketua Penjaringan Bakal Calon kepala daerah, Ayub Msiren serta pengurus DPC Partai Demokrat Provinsi Papua Barat.

Dengan adanya kandidat lain yang akan bertarung melawan pasangan Doman, Dominggus pun menanggapinya dengan santai. Menurutnya ia bersama Andy Salabai telah 3 tahun membangun komunikasi politik dengan masyarakat di 166 kampung dan 10 distrik, sehingga ia optimis jika ia bertarung pasti akan memenangkan Pilkada Pegunungan Arfak pada November mendatang. 

Dominggus yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pegunungan Arfak sempat mengkritisi adanya bakal calon lain yang ingin mendaftar di semua partai politik dengan tujuan agar lawan kandidatnya tidak bisa mendapat partai dan tidak dapat maju sebagai calon kepala daerah. 

Menurutnya hal itu bukan merupakan suatu pertarungan politik yang sehat, karena sesungguhnya kemenangan hanya ditentukan oleh rakyat. Untuk itu ia berharap agar siapapun kandidat yang akan maju dalam pilkada Kabupaten Pegunungan Arfak, hendaknya memberikan kesempatan kepada kandidat lain untuk mendaftarkan diri di partai politik, agar ada lawan politik dalam pilkada November mendatang.

“Kalau ada kandidat yang ingin belanja semua partai agar lawannya kalah karena tidak bisa mendapat partai, saya katakan kalau itu politik yang tidak sehat. Kalau ada yang berprinsip seperti itu maka dia bakal tidak dapat dukungan dari rakyat,” tegas Dominggus. 

Untuk itu ia mengajak siapapun kandidat yang akan maju hendaknya bersaing secara sehat, apalagi sama-sama berasal dari suku besar Arfak. 

Walaupun demikian, kata Dominggus semua keputusan tentang kandidat mana yang akan mendapatkan rekomendasi dari DPP, tetap ia menghargainya karena itu merupakan mekanisme dan Keputusan partai. Namun ia memberikan catatan kepada pengurus partai politik di daerah bahwa tentunya setiap partai politik di daerah telah mempunyai rekam jejak dari setiap kandidat mengenai elektabilitas setiap pasangan calon.

 “Sudah Pasti partai punya hasil survey, kira-kira kandidat mana yang mendapat banyak dukungan dari rakyat,” tandasnya.

Terkait dengan rekomendasi dari DPP pusat, maka Ketua DPD partai Demokrat Kabupaten Pegunungan Arfak, Amon Yakson Ahoren menyatakan bahwa pihaknya telah mempunyai hasil survey kandidat mana yang mempunyai basis masa yang terbanyak, maka rekomendasi dari pengurus DPP akan mengikutinya, sebab hal tersebut adalah perintah dari DPP. 

“Siapa yang punya basis masa dan dukungan yang jelas, pasti rekomendasi akan mengikutinya,” jelas Amon.

Dengan hanya ada 2 kandidat kepala daerah di Kabupaten Pegunungan Arfak, maka kata Amon pihaknya secara resmi telah menutup pendaftaran bakal calon kepala daerah Kabupaten Pegunungan Arfak pada tanggal 10 Mei 2024. Sebab di hari yang sama, pasangan Marinus Mandacan-Ever Dowansiba telah lebih dulu datang mendaftar di kantor sekretariat sementara DPP Partai Demokrat Kabupaten Pegunungan Arfak di Manokwari.

Sebagai salah satu kandidat yang telah lebih dulu mendeklarasikan pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba mengungkapkan kalau dirinya merupakan putra asli suku Arfak yang pada periode kedua lalu berkeinginan maju sebagai calon Bupati Pegunungan Arfak, namun secara pribadi, ia sangat menghargai Bupati dan Wakil Bupati Pegunungan Arfak saat ini Yosias Saroy dan Marinus Mandacan untuk melanjutkan masa kepemimpinan 2 periode.

“Kami ada 6 orang yang sebenarnya sudah siap maju pada periode kedua, namun kami sebagai anak adat menghargai bupati dan wakil bupati terpilih saat ini, sehingga di periode ini baru kami maju. Jadi saya maju ini untuk membawa rakyat Pegunungan Arfak yang maju dan Sejahtera, apalagi saya orang Pendidikan, jadi prioritas utama kami adalah Pendidikan dan Kesehatan,” pungkas Dominggus. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 260 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Usai Sampaikan Jawaban di MK, KPU Manokwari Tunggu Hasil Putusan Dismissal

31 Januari 2025 - 19:38 WIT

Resmi Ditetapkan KPU Sebagai Pemenang Pilkada PB, Pasangan DOAMU Ucapkan Terima Kasih

10 Januari 2025 - 12:52 WIT

KPU Tetapkan Pasangan DOAMU Sebagai Gubernur dan Wagub Papua Barat

9 Januari 2025 - 19:31 WIT

Hasil Rekapitulasi KPU Manokwari, HERO Menang Dengan Total 54.987 Suara

7 Desember 2024 - 06:59 WIT

Pilkada Manokwari Diharapkan Lahirkan Pemimpin Amanah

27 November 2024 - 15:50 WIT

Semangat Demokrasi Warnai Pilkada Di Lapas Perempuan Manokwari

27 November 2024 - 14:21 WIT

Trending di POLITIK