Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PAPUA BARAT · 30 Sep 2024 15:09 WIT

Tahun Ini Disbudpar PB Fokus Tingkatkan Kapasitas Pemandu Wisata dan Pelaku Ekraf


 Martarita Ullo, Kabid Kerjasama dan Pengembangan Kapasitas Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat. Perbesar

Martarita Ullo, Kabid Kerjasama dan Pengembangan Kapasitas Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat.

MANOKWARI – Kepala Bidang Kerjasama dan Pengembangan Kapasitas Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat, Martarita Ullo  mengatakan tahun ini bidangnya melaksanakan program peningkatan kapasitas tenaga pemandu wisata dengan melibatkan Himpunan Pramu Wisata (HPI) yang diikuti sekitar 50 pemandu wisata di Papua Barat.

“ Bulan lalu kami telah melaksanakan peningkatan kapasitas SDM pemandu wisata yang diikuti sekitar 50 peserta,” ujar Marta, Jumat (27/9/2024).

Ia menambahkan dalam pelatihan tersebut, peserta diberi pembekalan etika pemandu wisata dan juga belajar bahasa inggris, sehingga kemampuan pemandu lokal semakin meningkat. Dikatakan Marta pelatihan untuk pemandu wisata sudah dilakukan sejak tahun anggaran 2021 lalu dengan total sebanyak 300 pemandu wisata di Papua Barat dan Papua Barat Daya yang mendapat pelatihan.

“ Dulu di tahun 2021 Provinsi masih gabung jadi sekitar 300 pemandu wisata di dua provinsi ini yang sudah kami beri pelatihan,” tambahnya.

Martarita juga menjelaskan selain peningkatan kapasitas pemandu wisata, pihaknya juga melakukan sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi rumahekraf.id bagi 75 pelaku usaha kreatif di Papua Barat.

Pelatihan yang digelar selama 2 hari mulai tanggal 26-27 September ini, mewajibkan peserta pelaku usaha kreatif mampu mengisi dan mengupload data usaha ke aplikasi rumahekraf.id sebagai sarana promosi dan penjualan. 

“Kita pastikan sampai pelaku usaha kreatif bisa mengakses dan menggunakan aplikasi rumahekraf.id di hari terakhir. Sehingga pelatihan yang kami berikan benar-benar dilaksanakan dan dimanfaatkan,” tutur Martarita Ullo saat penutupan pelatihan aplikasi Ekraf.

Dirinya berharap melalui sosialisasi dan penggunaan aplikasi data ini, dapat mengidentifikasi jumlah pelaku usaha ekonomi kreatif dari 17 sub sektor usaha ekonomi kreatif, sehingga bisa membantu pemerintah daerah untuk melakukan perhitungan pendapatan dari sektor ekonomi kreatif. Selain itu juga membantu mempromosikan produk pelaku ekraf sehingga lebih meningkatkan nilai ekonomis atau nilai jual produk pelaku ekraf. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pemda Bisa Ajukan Keringanan Ke Pusat Terkait Klausul 30 Persen UU HKPD No 1 Tahun 2022

23 April 2026 - 20:58 WIT

Kepala BKN Sebut Gubernur Boleh Ganti Pimpinan OPD Tanpa Melalui Lelang Jabatan

23 April 2026 - 18:56 WIT

Gubernur Papua Barat Lantik Kepala Kantor Regional XIV BKN Manokwari

23 April 2026 - 16:53 WIT

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat

1 April 2026 - 19:14 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Trending di PAPUA BARAT