MANOKWARI – Work From Home alias bekerja dari rumah yang merupakan wacana dari pemerintah pusat yang segera diimplementasikan di seluruh pemerintahan daerah di Indonesia, mendapat tanggapan dari Gubernur Papua Barat.
Kepada wartawan di Pendopo Kantor Gubernur Arfai Manokwari, Senin (30/3/2026) Gubernur Dominggus Mandacan mengatakan pemprov Papua Barat siap melaksanakan kebijakan pemerintah pusat terkait satu hari kerja dari rumah, namun karena hingga saat ini kementrian dalam negeri belum menerbitkan surat edaran atau instruksi resmi tentang WFH tersebut sehingga pemprov Papua Barat masih menerapkan 5 hari kerja full di kantor mulai hari senin hingga jumat.
Gubernur Mandacan menambahkan situasi dan kondisi perang di timur tengah antara israel-amerika melawan iran yang berimbas pada melonjaknya harga minyak mentah dunia, merupakan alasan utama pemerintah pusat berencana menerapkan kebijakan satu hari kerja dari rumah dan empat hari kerja di kantor.
‘’ WFH atau kerja dari rumah memang sudah diputuskan tapi edaran dari pusat belum ada untuk daerah sehingga belum diterapkan, nanti kalua sudah ada edarannya tetap kita akan umumkan untuk diikuti, karena kita semua tahu tentang konflik di timur Tengah sehingga berdampak pada harga minyak dunia,’’ terang Gubernur.
Diharapkan perang antara Israel dan Amerika melawan Iran yang telah berlangsung berminggu-minggu dapat segera di akhiri sehingga ekonomi dunia khususnya terkait harga minyak mentah dapat stabil kembali. (Amstrong Lucas)






















