Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

POLITIK · 24 Okt 2024 15:54 WIT

Bawaslu Manokwari Gelar Sosialisasi Tingkatkan Pengawasan Partisipatif Pilkada


 Bawaslu Manokwari Gelar Sosialisasi Tingkatkan Pengawasan Partisipatif Pilkada Perbesar

MANOKWARI – Bawaslu Kabupaten Manokwari  menggelar Sosialisasi  pengawasan partisipatif pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati  Kabupaten Manokwari Tahun 2024 di Oriestom Bay Hotel Manokwari, Kamis  24 Oktober 2024.

Dalam  sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Bawaslu Provinsi Papua Barat, Bawaslu Kabupaten Manokwari, KPU Kabupaten Manokwari serta melibatkan peserta sebanyak 45 orang yang berasal dari Tokoh Masyarakat , Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Media Masa.

Koordinator Divisi P2H Bawaslu Provinsi Papua Barat, Menahen Sabarofek saat membuka kegiatan sosialisasi menyampaikan bahwa pengawasan dan partipisipasi dari seluruh masyarakat sangat penting demi   keberlangsungan pemilu serta memastikan tahapan pilkada berjalan sesuai dengan tahapan perundang-undangan.

” Pemilu tahun 2024 ini bukan hanya tanggung  jawab pemerintah tetapi menjadi tanggung jawab secara bersama-sama “. ujarnya.

Sebelumnya, Koordinator Divisi HP2H Bawaslu Manokwari, Yustinus Maturan menyebut bahwa  pihaknya telah menerima 1 laporan dugaan pelanggaran pilkada dan menemukan 3 dugaan pelanggaran pilkada. Dirinya berharap, seluruh elemen masyarakat lebih berani melaporkan segala bentuk dugaan pelanggaran pilkada ke Bawaslu, sehingga penindakan dapat dilakukan secara berjenjang.

 “Jadi sosialisasi ini untuk membangun keberanian semua pihak, guna mewujudkan pilkada yang adil, transparan dan berkualitas” . ucap Maturan.

Sebelumnya, Bernard Menanti selaku Ketua  Panitia Sosialisasi  dalam laporannya mengatakan pelaksanaan Pengawasan Pemiilihan Kepala Daerah tahun 2024 tidak terlepas dari Peran serta Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Organisasi Kemasyarakatan, dan Media Massa dalam membentuk tatanan politik yang baik dan sistim demokrasi yang sehat agar Pilkada Tahun ini terhindar dari praktik kecurangan disetiap tahapan.

“ Pada program pengawasan partisipatif yang diatur dalam Perbawaslu No 2 Tahun 2023 tentang Pengawasan Partisipatif menyebutkan bahwa terdapat 6 program pengawasan partisipatif yaitu  Pendidikan pengawas partisipatif, Forum warga pengawasan partisipatif, Pojok pengawasan, kerjasama dengan perguruan tinggi, kampung pengawasan partisipatif, dan komunitas digital pengawasan partisipatif,” jelasnya. (ACM_3)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Usai Sampaikan Jawaban di MK, KPU Manokwari Tunggu Hasil Putusan Dismissal

31 Januari 2025 - 19:38 WIT

Resmi Ditetapkan KPU Sebagai Pemenang Pilkada PB, Pasangan DOAMU Ucapkan Terima Kasih

10 Januari 2025 - 12:52 WIT

KPU Tetapkan Pasangan DOAMU Sebagai Gubernur dan Wagub Papua Barat

9 Januari 2025 - 19:31 WIT

Hasil Rekapitulasi KPU Manokwari, HERO Menang Dengan Total 54.987 Suara

7 Desember 2024 - 06:59 WIT

Pilkada Manokwari Diharapkan Lahirkan Pemimpin Amanah

27 November 2024 - 15:50 WIT

Semangat Demokrasi Warnai Pilkada Di Lapas Perempuan Manokwari

27 November 2024 - 14:21 WIT

Trending di POLITIK