MANOKWARI – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Manokwari menyelenggarakan sosialisasi Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) jalur pengangkatan di Swissbel Hotel Manokwari pada pagi kemarin. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari sembilan distrik, Majelis Rakyat Papua Barat (MRP), perwakilan suku di Manokwari, dan perwakilan perempuan.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Manokwari, Jaka Mulianta, dalam sambutannya menekankan pentingnya partisipasi orang asli Papua (OAP) dalam politik pemerintahan di Kabupaten Manokwari. Menurutnya, peningkatan ruang bagi OAP dalam politik sangat penting untuk memastikan kepentingan dan aspirasi mereka dapat terakomodasi dalam produk kebijakan dan pembangunan yang berpihak pada mereka.
“Kami ingin memastikan bahwa OAP mendapatkan akses yang lebih besar untuk berpartisipasi dalam pemerintahan dan pembangunan, agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kepentingan masyarakat adat,” jelas Jaka. Senin, (1/7/2024).
Jaka juga mengungkapkan komitmen pemerintah dalam memberikan akses kepada OAP agar dapat berperan aktif dalam pembangunan Papua. Ia mengakui bahwa saat ini, jumlah OAP dalam anggota DPRK di beberapa kabupaten masih lebih sedikit dibandingkan dengan non-OAP.
Sosialisasi ini bertujuan untuk mendorong orang asli Papua untuk lebih aktif dalam politik pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Manokwari.
“Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap dapat tercipta kebijakan yang lebih inklusif dan berpihak pada masyarakat adat OAP,” tambahnya.
Acara ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran OAP dalam berbagai sektor, termasuk dalam pembuatan kebijakan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat adat di Manokwari. (ACM)






















