MANOKWARI, acemo.co.id – Bupati Manokwari, Hermus Indou, berpesan kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Manokwari agar tidak menganggap tugas mereka berakhir setelah menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Hermus Indou pada Sabtu (15/8/2026) dalam rangkaian kegiatan pengukuhan Paskibraka Kabupaten Manokwari.
Hermus menegaskan, selesainya tugas sebagai Paskibraka justru menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Para anggota Paskibraka diharapkan mampu membawa nilai-nilai kedisiplinan, integritas, nasionalisme, dan semangat persatuan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semua ini belum berakhir. Tetap semangat. Justru setelah tugas pengibaran bendera selesai, tanggung jawab yang lebih besar dimulai,” pesan Hermus kepada para Paskibraka.
Ia meminta para anggota Paskibraka menjadi teladan bagi generasi muda lainnya di Kabupaten Manokwari. Menurutnya, pengalaman dan pembinaan yang telah mereka jalani selama mengikuti proses seleksi hingga pelatihan harus menjadi modal untuk membangun karakter yang kuat.
“Jadilah generasi yang disiplin, jadilah generasi yang berintegritas, jadilah generasi yang menghargai perbedaan. Jadilah generasi yang mencintai tanah Papua dan Indonesia,” tegasnya.
Hermus juga mengingatkan para Paskibraka agar menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan, termasuk penyalahgunaan narkoba, minuman keras, kekerasan, serta pergaulan bebas.
Ia menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, maupun Indonesia secara keseluruhan. Karena itu, para Paskibraka diharapkan mampu menjadi contoh positif di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat, Hermus juga mengingatkan generasi muda untuk menggunakannya secara bijak. Kemajuan teknologi, kata dia, harus dimanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan prestasi, bukan menjadi sarana untuk menyebarkan informasi yang dapat memecah persatuan.
“Gunakan perkembangan teknologi dan media sosial secara bijaksana. Jadikan teknologi sebagai sarana untuk belajar, berkarya, dan membangun masa depan,” pesannya.
Bupati berharap nilai-nilai yang diperoleh selama menjalani pembinaan Paskibraka tidak berhenti pada pelaksanaan upacara. Nilai tersebut harus terus diwujudkan melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, para Paskibraka Kabupaten Manokwari tidak hanya sukses menjalankan tugas kenegaraan, tetapi juga mampu tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, berintegritas, cinta tanah air, serta turut menjaga persatuan dan masa depan daerah. (Mega Irianti)






















