MANOKWARI, acemo.co.id — Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengganti Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta melantik Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Papua Barat. Pelantikan dan pengambilan sumpah empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini digelar di lantai tiga Kantor Gubernur Papua Barat di Arfai, Manokwari, pada Jumat, 30 Oktober 2026.
Prosesi pelantikan empat pejabat baru di lingkup Pemerintah Provinsi Papua Barat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Dominggus Mandacan. Agenda resmi ini turut disaksikan oleh Ketua DPR Papua Barat Origenes Wonggor, unsur Forkopimda, serta para tamu undangan yang hadir.
Dalam sambutannya, Gubernur Dominggus Mandacan menegaskan bahwa perpindahan jabatan ini bukan didasari oleh adanya kekurangan pada kinerja pejabat sebelumnya. Menurutnya, rotasi ini merupakan bentuk kepercayaan dan pemberian kesempatan baru untuk mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan lebih baik lagi.
Gubernur Dominggus Mandacan menambahkan bahwa rotasi dan mutasi adalah hal yang lumrah dan wajar dalam sebuah birokrasi. Ia berharap pelantikan kali ini dapat berdampak langsung pada peningkatan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional dengan tetap berorientasi pada capaian kinerja.
Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik dan diambil sumpah dalam jabatan baru tersebut adalah:
• Otto Parorongan : Jabatan lama sebagai Asisten II, kini resmi menjabat sebagai Kepala BPKAD Papua Barat.
• Agus Nurrodi : Jabatan lama sebagai Kepala BPKAD, kini menjabat sebagai Kepala DPMPTSP Papua Barat.
• Godlief Apono : Jabatan lama sebagai Kepala DPMPTSP, kini dipercaya menduduki posisi sebagai Kepala Bapenda Papua Barat.
• Bachri Yasin : Jabatan lama sebagai Kepala Bapenda, kini dilantik menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Papua Barat.
“Rotasi dan mutasi merupakan hal yang wajar dalam satu birokrasi, sehingga diharapkan pelantikan dan pengambilan sumpah empat pejabat tinggi pratama kali ini dapat berdampak pada peningkatan tata kelola pemerintahan yang lebih profesional dengan tetap berorientasi pada kinerja.” ujar Dominggus. (Lucas Joosztens)






















