Menu ✖

Mode Gelap
Penganiayaan Wisatawan Belanda Viral di Medsos, Polisi Buru Pelaku Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat

PAPUA BARAT · 30 Okt 2026 18:45 WIT

Afrika Selatan Jajaki Kerja Sama Investasi dan Pariwisata dengan Papua Barat


 Afrika Selatan Jajaki Kerja Sama Investasi dan Pariwisata dengan Papua Barat Perbesar

MANOKWARI, acemo.co.id — Negara Afrika Selatan tengah menjajaki berbagai peluang kerja sama strategis di bidang investasi dan pariwisata dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Keseriusan negara terbesar di Benua Afrika ini diwujudkan melalui kunjungan kerja Duta Besar Afrika Selatan untuk Indonesia, Mpetjane Kgaogelo Lekgoro, ke Manokwari pada 26 hingga 27 Oktober kemarin.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Mpetjane Kgaogelo Lekgoro bersama beberapa stafnya menggelar pertemuan formal dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua Barat serta Pemerintah Kabupaten Manokwari. Selain membahas iklim investasi, pemetaan potensi pariwisata daerah menjadi salah satu agenda utama dalam kunjungan kerja ini.

Wakil Gubernur Mohamad Lakotani mengungkapkan bahwa penjajakan di sektor pariwisata menjadi fokus penting dalam diskusi antara Gubernur Dominggus Mandacan, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dan Duta Besar Afrika Selatan. 

Pernyataan tersebut disampaikan usai mendampingi Gubernur Dominggus Mandacan mengantar kepulangan Duta Besar Afrika Selatan di Bandara Rendani, Manokwari, pada Selasa, 27 Oktober.

Faktor geografis yang mirip dinilai menjadi alasan kuat ketertarikan Afrika Selatan terhadap potensi alam Papua Barat. Kedua wilayah dinilai sama-sama memiliki bentang pantai yang indah serta kawasan konservasi yang serupa, seperti Taman Nasional Teluk Cenderawasih di Papua Barat, yang berpeluang besar dikembangkan menjadi destinasi wisata alam unggulan.

Melalui kunjungan ini, pihak Afrika Selatan berkomitmen untuk menjalin kemitraan erat dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat guna memajukan sektor pariwisata, investasi, serta beberapa sektor krusial lainnya.

” Penjajakan kerja sama di bidang pariwisata merupakan salah satu fokus utama dalam pertemuan antara gubernur bersama OPD terkait dengan duta besar Afrika Selatan. Faktor geografis negara tersebut mirip dengan Papua Barat yang sama-sama memiliki pantai yang indah dan taman nasional.” ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan faktor keamanan wilayah yang kerap menjadi indikator utama bagi kunjungan wisatawan mancanegara, Wakil Gubernur Mohamad Lakotani menegaskan bahwa kondisi keamanan di Papua Barat, termasuk di Manokwari, secara umum sangat aman dan kondusif.

Menanggapi kejadian perkelahian antara warga Manokwari yang ditengarai dalam pengaruh minuman beralkohol dengan salah satu wisatawan asal Belanda beberapa hari lalu, ia meminta agar persoalan tersebut tidak dibesar-besarkan. Kasus tersebut telah ditangani dengan baik oleh Polresta Manokwari, sehingga diharapkan tidak membawa pengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan asing ke Manokwari maupun Papua Barat. (Lucas Joosztens)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Mandacan Ganti Kepala BPKAD, Bapenda, Kepala BRIDA dan Kepala DPMPTSP Papua Barat

30 Oktober 2026 - 18:29 WIT

Kejuaraan Menembak HUT ke-81 Korps Brimob Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Pemda di Papua Barat

29 Oktober 2026 - 18:49 WIT

KKST Cup II Manokwari Diikuti 25 Tim, Jadi Ajang Pererat Persaudaraan Pemuda

28 Oktober 2026 - 21:14 WIT

Pawai Budaya HUT ke-27 Papua Barat Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Kerukunan

28 Oktober 2026 - 20:48 WIT

Angka Kecelakaan lalu lintas Naik,Polda Papua Barat Fokus Tekan Pelanggaran dan Fatalitas 

26 Oktober 2026 - 10:34 WIT

Polda Papua Barat Perkuat Edukasi dan Penegakan Hukum Lewat Operasi Patuh Mansinam 2026

26 Oktober 2026 - 10:30 WIT

Trending di PAPUA BARAT