MANOKWARI, acemo.co.id — Negara Afrika Selatan tengah menjajaki berbagai peluang kerja sama strategis di bidang investasi dan pariwisata dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Keseriusan negara terbesar di Benua Afrika ini diwujudkan melalui kunjungan kerja Duta Besar Afrika Selatan untuk Indonesia, Mpetjane Kgaogelo Lekgoro, ke Manokwari pada 26 hingga 27 Oktober kemarin.
Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Mpetjane Kgaogelo Lekgoro bersama beberapa stafnya menggelar pertemuan formal dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua Barat serta Pemerintah Kabupaten Manokwari. Selain membahas iklim investasi, pemetaan potensi pariwisata daerah menjadi salah satu agenda utama dalam kunjungan kerja ini.
Wakil Gubernur Mohamad Lakotani mengungkapkan bahwa penjajakan di sektor pariwisata menjadi fokus penting dalam diskusi antara Gubernur Dominggus Mandacan, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dan Duta Besar Afrika Selatan.
Pernyataan tersebut disampaikan usai mendampingi Gubernur Dominggus Mandacan mengantar kepulangan Duta Besar Afrika Selatan di Bandara Rendani, Manokwari, pada Selasa, 27 Oktober.
Faktor geografis yang mirip dinilai menjadi alasan kuat ketertarikan Afrika Selatan terhadap potensi alam Papua Barat. Kedua wilayah dinilai sama-sama memiliki bentang pantai yang indah serta kawasan konservasi yang serupa, seperti Taman Nasional Teluk Cenderawasih di Papua Barat, yang berpeluang besar dikembangkan menjadi destinasi wisata alam unggulan.
Melalui kunjungan ini, pihak Afrika Selatan berkomitmen untuk menjalin kemitraan erat dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat guna memajukan sektor pariwisata, investasi, serta beberapa sektor krusial lainnya.
” Penjajakan kerja sama di bidang pariwisata merupakan salah satu fokus utama dalam pertemuan antara gubernur bersama OPD terkait dengan duta besar Afrika Selatan. Faktor geografis negara tersebut mirip dengan Papua Barat yang sama-sama memiliki pantai yang indah dan taman nasional.” ujarnya.
Sementara itu, terkait dengan faktor keamanan wilayah yang kerap menjadi indikator utama bagi kunjungan wisatawan mancanegara, Wakil Gubernur Mohamad Lakotani menegaskan bahwa kondisi keamanan di Papua Barat, termasuk di Manokwari, secara umum sangat aman dan kondusif.
Menanggapi kejadian perkelahian antara warga Manokwari yang ditengarai dalam pengaruh minuman beralkohol dengan salah satu wisatawan asal Belanda beberapa hari lalu, ia meminta agar persoalan tersebut tidak dibesar-besarkan. Kasus tersebut telah ditangani dengan baik oleh Polresta Manokwari, sehingga diharapkan tidak membawa pengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan asing ke Manokwari maupun Papua Barat. (Lucas Joosztens)






















