MANOKWARI, acemo.co.id — Pemerintah Kabupaten Manokwari menggelar Gerakan Belanja Massal (Gemas) di Pasar Wosi, Kamis (5/11/2026), dengan melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mendorong peningkatan pendapatan pedagang lokal.
Bupati Manokwari, Hermus Indou, dalam sambutannya pada apel gabungan dan kegiatan Gemas mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari untuk berpartisipasi aktif dengan berbelanja langsung di pasar tradisional.
Menurut Hermus, keterlibatan ASN dalam gerakan tersebut bukan sekadar kegiatan berbelanja, melainkan bentuk kepedulian dan dukungan konkret terhadap masyarakat, khususnya para pedagang kecil yang menggantungkan penghidupan dari aktivitas perdagangan di Pasar Wosi.
Ia menegaskan, melalui Gerakan Belanja Massal, pemerintah ingin membangun semangat kebersamaan antara aparatur pemerintah dan masyarakat sekaligus meningkatkan perputaran uang di pasar tradisional.
Hermus mengimbau setiap ASN untuk berbelanja dengan nilai minimal Rp10.000. Namun, angka tersebut bukan merupakan batas maksimal. ASN diberikan keleluasaan untuk berbelanja lebih banyak sesuai kemampuan masing-masing.
“Minimal Rp10.000. Itu minimal, tetapi di atas itu boleh. Mau menghabiskan Rp100.000 juga boleh,” ujar Hermus.
Ia berharap, partisipasi ASN dalam kegiatan Gemas dapat memberikan dampak langsung bagi para pedagang, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat semakin bergairah dan keberadaan pasar tradisional tetap menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah.
HUT ke-128 Kota Manokwari Digelar Sederhana
Dalam kesempatan yang sama, Hermus Indou juga menyampaikan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-128 Kota Manokwari akan dilaksanakan secara sederhana dengan mempertimbangkan kondisi dan dinamika nasional, terutama kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Manokwari tetap berkomitmen menyelenggarakan rangkaian peringatan hari jadi kota dengan mengedepankan prinsip efisiensi, efektivitas, serta pemanfaatan anggaran secara tepat sasaran.
Hermus menjelaskan, peringatan HUT Kota Manokwari akan difokuskan pada pelaksanaan upacara bendera dan sejumlah kegiatan yang telah terakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Manokwari Tahun 2026.
Selain itu, pemerintah daerah juga membuka peluang untuk melaksanakan kegiatan tambahan sepanjang dapat dilakukan dengan pembiayaan yang efisien dan tidak membebani anggaran daerah.
“Kita melakukan secara sederhana karena menyesuaikan dengan dinamika nasional dan kebijakan efisiensi besar-besaran di seluruh daerah Indonesia,” ungkapnya.
Hermus berharap, pelaksanaan Gerakan Belanja Massal dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Manokwari.
Ia juga menekankan bahwa kontribusi ASN terhadap pembangunan daerah tidak hanya diwujudkan melalui tugas pelayanan pemerintahan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui kegiatan Gemas di Pasar Wosi, Pemerintah Kabupaten Manokwari berharap tercipta peningkatan aktivitas perdagangan, penguatan ekonomi lokal, serta tumbuhnya semangat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (Mega)






















