Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

HUKUM & KRIMINAL · 23 Feb 2022 12:47 WIT

Polres Manokwari Ungkap Penyebab Kematian Perempuan Gantung Diri di Pantai BLK


 Polres Manokwari Ungkap Penyebab Kematian Perempuan Gantung Diri di Pantai BLK Perbesar

MANOKWARI – Polres Manokwari menggelar press rilis guna mengungkap peristiwa terkait mayat perempuan yang ditemukan gantung diri pada Senin (21/2/2022) sekitar pukul 9 pagi di Jl. Serma Swandi pantai BLK Kabupaten Manokwari. 

Setelah melakukan proses evakuasi terhadap jenasah berinisial RH, lalu ditemukan lagi 2 jenasah lainnya inisial PF dan AS yang merupakan anak korban.

Usai dilakukan TKP dilakukan langkah-langkah visum luar dari korban, dan dimintai keterangan dari 9 saksi dan didapati keterangan berupa kronologi dari korban mulai dari meninggalkan rumah.

Kapolres Manokwari AKBP Parasian Gultom, menuturkan kronologi kejadian menurut keterangan suami sejak tanggal 19 Februari ada percekcokan rumah tangga, sehingga suami (JM) meninggalkan rumah. Di tanggal 21 Februari kemarin sekitar pukul 2 dini hari, menurut keterangan saksi yang merupakan anak pertama korban, dirinya membangunkan anaknya MR untuk ikut bersama korban, namun MR tidak mau ikut dengan sang Ibu sehingga RH melakukan kekerasan terhadap JM, dan menguncinya di kamar. 

Sekitar pukul 4 dari keterangan tetangga korban, bahwa RH mengambil motor di tetangga bersama 2 anaknya. Pukul 7 pagi, ada saksi melihat RH berjalan mondar mandir di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). 

Dari hasil pemeriksaan terhadap suami bahwa sekitar pukul 7 pagi melakukan komunikasi dan didapati pesan yang isi nya “kalau tidak pulang saya akan membuhun anak anak mu dan saya akan gantung diri”, setelah itu percakapan terhenti.

Parasian menyampaikan dari kejadian ini tanda-tanda kekerasan di samping gantung diri tidak di temukan, namun ditemukan tanda-tanda gantung diri seperti lidah terjulur, tampak lebam, tampak bekas tali pada leher dan badan kaku. 

“Dari keselurah pemeriksaan visum luar dan keterangan saksi, di duga untuk sementara bahwasanya korban menghilangkan nyawa sendiri dengan cara gantung diri.Untuk kedua anaknya, belum ada saksi dalam peristiwa yang sebenarnya di duga RH menghilangkan nyawa kedua anaknya dengan cara menenggelamkannya.”pungkasnya. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 660 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Polda Papua Barat Kembali Amankan 19 Tersangka Tambang Ilegal Wariori

5 Agustus 2025 - 22:43 WIT

Diduga Terlilit Judol, Anggota Brimob Polda PB Nekat Curi Emas

23 Juli 2025 - 08:06 WIT

Penertiban Penambang Emas Ilegal Terus Berlanjut, Puluhan Tersangka Diamankan dan Jalani Persidangan

23 Juli 2025 - 07:26 WIT

2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari

14 Juli 2025 - 18:52 WIT

Tiga Pelaku Jaringan Curanmor Berhasil Diringkus Ditkrimum Polda Papua Barat

13 Mei 2025 - 11:34 WIT

Polda Papua Barat Berhasil Ungkap 2 Kasus Tindak Pidana Tambang Ilegal

17 Februari 2025 - 13:36 WIT

Trending di HUKUM & KRIMINAL