Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

HUKUM & KRIMINAL · 24 Agu 2022 17:43 WIT

Diduga Dipukul Oknum Polisi Pemuda Karang Taruna Swapen Bahari Palang Jalan


 Diduga Dipukul Oknum Polisi Pemuda Karang Taruna Swapen Bahari Palang Jalan Perbesar

MANOKWARI – Diduga akibat dipukul oknum Polisi, sejumlah pemuda di Kompleks Swapen Bahari melakukan pemalangan jalan Pahlawan, tepatnya di depan Kantor Kejati Papua Barat, Rabu (24/8/2022) sore, sekitar pukul 17.30 WIT.

Ketua RT 006/RW 002 Swapen Bahari, Sam Opur kepada wartawan mengatakan bahwa aksi yang dilakukan oleh sejumlah pemuda karang taruna Swapen Bahari merupakan buntut dari pemukulan diduga oknum polisi saat mereka tengah menjaga parkir di lokasi Pasar Malam di kompleks perkantoran Dinas Lingkungan Hidup Kab. Manokwari. Kejadian pemukulan tersebut terjadi sekitar pukul 24.00 WIT Selasa (23/8/2022) malam. Pasca kejadian, pihaknya telah membuat laporan Polisi di Polsek Kota.

“ Menurut pengakuan anak-anak mereka tidak tahu masalah, da nada sekelompok orang baru pulang futsal dan konvoi, tiba-tiba berhenti baru saksi ini menyebut ada anggota yang pukul kepala pakai bagian belakang senjata, terus dipukul sampai baju mereka robek,” terang Sam.

Sam Opur, Ketua RT 006/RW 002 Swapen Bahari

“ Ini anak-anak mereka lakukan aksi palang karena mereka menyayangkan kenapa pemukulan terhadap mereka dilakukan oleh oknum yang diduga anggota keamanan dan tidak tahu karena apa kronologinya, sehingga dari laporan polisi tadi katanya Jumat baru ditindaklanjuti. Pemuda karang taruna buat aksi ini supaya aparat cepat tangani masalah ini” sambungnya.

Lanjut, Sam mengatakan akibat pemukulan itu 2 pemuda karang taruna setempat mengalami luka dan sudah dilakukan visum di RSAL.

“ Korban pemankulan sementara ada 2 yang parah dan sudah visum” ujarnya.

Sam Opur berharap penanganan laporan kejadian tersebut bisa dipercepat guna mengetahui oknum dan juga motif pemukulan yang dilakukan sehingga yang bersangkutan bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sam menambahkan, Apabila tidak direspon cepat, mereka akan kembali melakukan palang.

“ Tadi saya sampaikan di Polsek, Kami RT yang lapor ini bisa mengerti tetapi balik dari Polsek, teman-teman Pemuda sudah lakukan aksi palang karena mereka kecewa dan mau harus cepat ditangani” tukasnya.

Sementara itu, usai dilakukan negosiasi oleh Babinda Koramil Kota, akhirnya palang dapat dibuka sekitar pukul 19.00 WIT. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 533 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Polresta Manokwari Ungkap Kasus Kematian Pemuda “FR” di Kawasan Petrus Kafiar Amban

1 Oktober 2026 - 20:04 WIT

Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding

12 Agustus 2026 - 21:10 WIT

Hasil Pemeriksaan Dokkes: Jenazah Salma Rina Suabey Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

10 Agustus 2026 - 15:53 WIT

Kecelakaan Maut di Anday: Satu Korban tewas,Satu Luka, Dua Rekan Korban Melarikan Diri

9 Agustus 2026 - 19:59 WIT

Nekat Bobol Dobut Jaya Mart, Remaja 17 Tahun Diciduk Resmob Polda Papua Barat

4 Agustus 2026 - 09:03 WIT

Polda Papua Barat Kembali Amankan 19 Tersangka Tambang Ilegal Wariori

5 Agustus 2025 - 22:43 WIT

Trending di HUKUM & KRIMINAL