MANOKWARI – Lagi-lagi aksi pemalakan dan pembacokan terjadi di Manokwari tepatnya di Pasar Borobudur yang menyebabkan korban atas nama Amir Mahmud Arifin (31) meninggal dunia. Kejadian pembacokan tersebut diketahui terjadi pada hari Senin (4/9/2023) pagi sekitar pukul 09.30 WIT. Saat ini pelaku pembacokan yang diduga dilakukan oleh “AW” cs masih diburu oleh pihak Kepolisian.
Ketua Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Kabupaten Manokwari didampingi Ketua Ikatan Keluarga Sunda,Jawa, Madura (IKASWARA) Manokwari beserta beberapa Ketua Paguyuban diantaranya Sragen, Pasundan, Jogjakarta, Madiun, Pati, dan Buton mendatangi Polresta Manokwari, Selasa (5/9/2023) guna meminta agar pihak Kepolisian segera mengusut tuntas kejadian tersebut. Kedatangan Ketua Ikama dan Ketua-Ketua Paguyuban diterima langsung oleh Kapolresta Manokwari, Kombes Pol. Rivadin Benny Simangunsong, didampingi Kabag Ops dan Kasat Reskrim AKP Nirwan Fakaubun.
Ketua Ikama Kabupaten Manokwari, Irianto Samsu mengatakan pihaknya berharap agar Polresta Manokwari segera menangkap pelaku pembacokan dan memberikan keadilan bagi korban. Selain itu diharapkan pihak kepolisian dapat memberantas aksi-aksi premanisme yang meresahkan warga di Manokwari.

Ketua Ikama Kab. Manokwari (kiri) Irianto Samsu bersama Sekertaris Ikama (kanan) Nasir.
“ Kami mewakili pihak keluarga koran dan Keluarga Besar Madura merasa terluka dengan insiden ini yang menyebabkan warga kami meninggal dunia. Walau demikian Kami menyerahkan semua kepada Polresta dan Kami harap pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum,” ungkap Irianto.
Hal senada juga disampaikan Ketua Ikaswara Manokwari, Suyanto. Dirinya berharap Polresta Manokwari dapat memberantas miras dan juga perjudian yang menjadi salah satu pemicu terjadinya tindak kejahatan di Manokwari.
“ Mewakili Ketua-Ketua paguyuban, Kami berharap Bapak Kapolres dan jajaran bisa segera menangkap pelaku dan juga memberantas miras serta perjudian yang menjadi penyebab persoalan dan aksi premanisme yang terjadi di daerah ini.” ujarnya.

Menanggapi insiden yang terjadi , Anggota DPR Papua Barat, Mugiyono yang juga Pembina Ikaswara meminta agar insiden tersebut tidak menjadikan situasi kamtibmas di Manokwari menjadi terganggu dan memecah belah tali persaudaraan.
“ Mari kita serahkan permasalahan ini kepada pihak berwajib untuk memproses pelakunya, dan kita terus jaga tali persaudaraan. Apabila masyarakat mendapat adanya tindak kejahatan di lingkungan maka segera lapor ke RT atau lurah dan kepolisian sehingga meminimalisir aksi kejahatan,” pesannya.
Sementara itu, Kapolresta Manokwari Kombes Pol. Rivadin Benny Simangunsong menegaskan bahwa pihaknya kini tengah berupaya menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya. Namun dirinya meminta agar pihak keluarga korban bersabar dan tetap tenang serta tidak melakukan aksi tambahan yang dapat mengganggu kondusifitas keamanan di Manokwari.
“ Saya minta kepada Keluarga Korban dan juga Ketua Paguyuban untuk tetap tenang dan serahkan semuanya kepada Kami. Saya pastikan akan menindak pelaku tetapi beri waktu. Saya mohon dari keluarga agar tidak melakukan gerakan tambahan yang menyebabkan gangguan kamtibmas di Manokwari. Kami saat ini sedang berupaya mengejar dan menangkap pelaku,” tegas Kapolresta.

Salah satu pelaku pemalakan dan pembacokan “AMA” berhasil diringkus Tim Avatar Polresta Manokwari.
Diperkirakan pelaku lebih dari 1 orang, namun salah satu pelaku diketahui telah ditangkap Tim Avatar Satreskrim Polresta Manokwari.
Sebelumnya diketahui korban Amir Mahmud Arifin sempat dilarikan ke RSAL Manokwari pasca kejadian pembacokan dan menghembuskan nafas terakhir pada Senin (4/9/2023) petang sekitar pukul 19.30 wit, karena mengalami luka parah di bagian kepala akibat pembacokan tersebut. Polresta Manokwari turut membantu pemulangan Jenazah almarhum ke kampung halamannya di Kabupaten Sampang Madura, Selasa (5/9/2023) pagi menggunakan pesawat udara. (ACM)






















