Menu

Mode Gelap
Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway Akhiri Pencarian, Yanto Idorway Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia

PAPUA BARAT · 11 Agu 2026 17:30 WIT

Antisipasi Karhutla, Polda Papua Barat Kerahkan Personel dan Peralatan Siaga


 Antisipasi Karhutla, Polda Papua Barat Kerahkan Personel dan Peralatan Siaga Perbesar

MANOKWARI, acemo.co.id – Polda Papua Barat memastikan kesiapan menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan menggelar Apel Gelar Pasukan dan Peralatan secara serentak di wilayah Papua Barat, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Polda Papua Barat tersebut dipimpin Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol. Dr. Sulastiana, M.Si., GRGP., CHCM., CRPP., dan dihadiri Irwasda Polda Papua Barat, Kepala Stasiun Klimatologi Kelas III Papua Barat (Manokwari Selatan), para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Barat, para Pamen dan Pama, serta personel yang terlibat dalam penanganan Karhutla.

Dalam amanatnya, Wakapolda menegaskan bahwa apel tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya memastikan seluruh personel dan peralatan benar-benar siap digunakan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Kita harus memastikan seluruh personel dan peralatan dalam kondisi siap digunakan. Penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan, ketepatan dan sinergi seluruh pihak,” ujar Sulastiana.

Menurutnya, setiap potensi kebakaran harus dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin sehingga tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas dan berdampak terhadap masyarakat maupun lingkungan.

Wakapolda juga menekankan pentingnya memperkuat langkah pencegahan dan deteksi dini. Koordinasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait hingga masyarakat di wilayah rawan Karhutla dinilai menjadi kunci dalam mengantisipasi ancaman tersebut.

“Pencegahan merupakan langkah utama. Kita tidak boleh menunggu sampai terjadi kebakaran baru bertindak. Lakukan pemantauan secara optimal, tingkatkan deteksi dini dan bangun komunikasi yang baik dengan seluruh pihak, termasuk masyarakat yang berada di wilayah rawan,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., mengatakan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Menurutnya, apel tersebut menjadi momentum untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi Karhutla.

“Penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan sinergi dan kepedulian bersama,” kata Trihadi.

Ia menambahkan, jajaran Polda Papua Barat akan terus memperkuat upaya pencegahan melalui pemantauan wilayah, peningkatan kesiapsiagaan personel serta edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak kebakaran hutan dan lahan.

Polda Papua Barat juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin.

Melalui apel gelar pasukan dan peralatan ini, Polda Papua Barat menegaskan komitmennya untuk mengedepankan pencegahan, deteksi dini dan respons cepat dalam menghadapi potensi Karhutla, sekaligus memperkuat sinergitas lintas sektor demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Papua Barat. (Rls)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

GEBER MAS Kemenag Papua Barat, Aksi Nyata ASN Lintas Agama Bersihkan Masjid Serentak

10 Agustus 2026 - 10:16 WIT

Semarak HUT Ke-81 RI, Kanwil Kemenag Papua Barat Gelar Aksi Sosial dan Berbagai Lomba

10 Agustus 2026 - 10:09 WIT

Kasdam XVIII/Kasuari: Festival Raimuti Jadi Simbol Persaudaraan dan Penggerak Pariwisata Papua Barat

6 Agustus 2026 - 18:34 WIT

Gubernur Mandacan : Festival Raimuti 2026 Jadi Penggerak Pariwisata, Pelestarian Budaya, dan Ekonomi Masyarakat Papua Barat

6 Agustus 2026 - 10:20 WIT

Festival Raimuti 2026 Resmi Bergulir, Kodam XVIII/Kasuari Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Bahari dan Junjung Sportivitas

6 Agustus 2026 - 09:53 WIT

PPPAD Papua Barat Gelar Silaturahmi Perdana Bertajuk “Golden Memory”

2 Agustus 2026 - 15:31 WIT

Trending di PAPUA BARAT