Menu

Mode Gelap
Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway Akhiri Pencarian, Yanto Idorway Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia

PAPUA BARAT · 31 Jul 2026 05:58 WIT

Hasil Otopsi Jadi Kunci Ungkap Kematian Yanto Idorway, Penyidikan Dipastikan Transparan


 Hasil Otopsi Jadi Kunci Ungkap Kematian Yanto Idorway, Penyidikan Dipastikan Transparan Perbesar

MANOKWARI, acemo.co.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pegunungan Arfak (Pegaf) menegaskan bahwa hasil otopsi jenazah Yanto Idorway akan menjadi alat bukti penting dalam mengungkap penyebab kematian korban sekaligus menentukan arah penyidikan lebih lanjut.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Pegaf, Iptu Dwi Meyanto, saat memberikan keterangan kepada awak media di Manokwari, Kamis (30/7/2026) usai pelaksaan otopsi di RS Bhayangkara Polda Papua Barat.

Menurut Dwi Meyanto, sejak awal pihaknya telah berupaya maksimal melakukan pencarian korban hingga akhirnya proses otopsi dapat dilaksanakan. Ia menekankan bahwa hasil pemeriksaan forensik memiliki peran yang sangat penting dalam proses hukum.

“Hasil otopsi itu sangat penting bagi kami karena merupakan salah satu alat bukti yang akan menjadi dasar untuk melanjutkan proses penyidikan ke tahap berikutnya. Kami berharap semua pihak bersabar menunggu hasil otopsi agar kasus ini dapat diterangkan secara jelas,” ujarnya.

Ia memastikan penyidik akan bekerja secara profesional dan terbuka dalam menangani perkara tersebut.

“Kami sebagai penyidik akan transparan. Tidak ada yang kami tutupi. Apa pun perkembangan yang terjadi dalam proses penyidikan akan kami sampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Kasat Reskrim juga mengungkapkan bahwa penyidik telah memeriksa sejumlah saksi yang dianggap mengetahui peristiwa tersebut. Di antaranya adalah rekan-rekan yang bersama korban sebelum kejadian, saksi yang melihat korban memasuki kawasan air terjun, kepala kampung setempat, serta beberapa warga yang berada di sekitar lokasi saat korban menuju area air terjun.

Selain memeriksa saksi, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut. Barang bukti yang diamankan antara lain sepasang sandal milik korban, pakaian berupa jaket dan celana yang dikenakan korban, serta beberapa barang lain yang ditemukan di lokasi dan telah diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Polres Pegaf menegaskan bahwa seluruh proses penyidikan akan terus dilakukan berdasarkan alat bukti dan hasil pemeriksaan ilmiah dari tim forensik. Penyidik berharap hasil otopsi nantinya dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab kematian korban sehingga penanganan perkara dapat dilakukan secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Mega Irianti)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari

30 Juli 2026 - 18:37 WIT

Kabiddokes Polda PB : Autopsi Jenazah Yanto Idorway Dilaksanakan Hari Kamis

29 Juli 2026 - 05:01 WIT

50 dari 1.299 CPNS Pemprov Papua Barat Yang Diangkat Ternyata Bermasalah di Administrasi

28 Juli 2026 - 06:14 WIT

Giliran Honorer Tahun 2022 Hingga 2024 Pemprov Papua Barat Pertanyakan Nasib Mereka

28 Juli 2026 - 06:06 WIT

Plt.Kakanwil Kemenag PB Apresiasi Tiga Event Keagamaan Berjalan Lancar, Bukti Kerukunan Umat Terjaga

13 Juli 2026 - 07:18 WIT

3 Tahun, 22 Guru SMA Kasuari Nusantara dan SMANKOR Tidak Terima Tunjangan & Tidak Naik Pangkat

10 Juli 2026 - 21:17 WIT

Trending di PAPUA BARAT