MANOKWARI – Universitas Papua (Unipa) menggelar rapat kerja periode I 2025 dalam rangka penyusunan dan perencanaan anggaram tahun 2025 bertempat di Aula Unipa, Jumat (17/1/2025).
Kegiatan Raker ini dihadiri civitas akademika Unipa yakni para wakil rektor, para Dekan dan Wakil Dekan serta staf dosen Unipa.
Rektor Unipa Dr. Hugo Warami S.Pd,.M.Hum dalam sambutannya mengajak seluruh civitas Unipa agar di tahun 2025 dijadikan sebagai tahun pembenahan terhadap inovasi dan kolaborasi institusi dalam mendukung visi rektor unipa 2024- 2028, yakni mewujudkan Unipa menjadi universitas dengan ekosistem Tri dharma yang berkualitas dan berorientasi pada pengembangan SDM yang kuat, ada sinergis harmonis, integrita, mandiri dan unggul dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
” Kegiatan rapat kerja yang kita lakukan hari ini akan menentukan arah dan langkah kedepan bagi penyusunan dokumen perencanaan dan penganggaran tahun 2025 ini tercermin dalam usulan program dan kegiatan yang dilakukan secara berjenjang,mulai dari tingkat prodi, jurusan, fakultas, pascasarjana,lembaga, unit dan satuan ,” ujarnya.

Rektor Unipa menyebut bahwa sejak dirinya menerima mandat dan kepercayaan untuk memimpin Unipa, ia telah mencanangkan peta jalan kepemimpinan 2024- 2028 sebagai berikut, pertama Tahun 2025 sebagai tahun publikasi, kedua tahun 2026 sebagai tahun akreditasi,ketiga tahun ketiga tahun 2027 sebagai tahun teknologi informasi dan di tahun 2028 sebagai tahun reformasi birokrasi.
” Saya minta dengan tegas kepada semua pihak dalam satuan kerja dilingkungan Unipa, untuk dapat melakukan perencanaan dan penganggaran tahun 2025 secara tepat hemat dan cermat,” harapnya.
Ditambahkan Hugo Warami, walaupun tantangan kedepan akan sangat berat dijalankan, namun ia mengajak seluruh jajarannya untuk selalu berusaha semaksimal mungkin dengan kerja dan kerja.
” Mari bersama-sama membangun Lembaga ini dengan hati, niat yang tulus dan komitmen yang tinggi. Saya yakin kita akan membawa Univa menjadi universitas yang mampu bersaing baik di tingkat nasional dan internasional, “pungkasnya. (ACM_3)






















