MANOKWARI – Tim Penggerak PKK Kabupaten Manokwari menggelar Natal bersama anggota dengan mengusung tema “Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi”, yang juga menunjukan toleransi beragama di Manokwari. Kegiatan yang berlangsung di salah satu Kantor DPD PWKI Papua Barat, (7/12/2023).
Bupati Manokwari Hermus Indou menyampaikan bahwa Tema perayaan Natal yang diambil dari Lukas 2:14 mengatakan kemuliaan bagi Allah dan kemuliaan di bumi memiliki arti bahwa manusia yang berkenan kepada Allah akan menerima damai sejahtera dari pada Allah .
“Natal bukan hanya di peringati dalam hidup saja tetapi esensi natal adalah hati yang seharusnya diperbaharui untuk menjadi berkat bagi banyak orang”, ujarnya.

Dirinya menuturkan bahwa PKK memiliki peran penting dalam mendukung pemerintah daerah, dimana Pokja yang ada banyak membantu terutama dalam penanganan stunting di Manokwari.
“Semua Pokja dapat mengemban tugas dengan baik dalam membantu ketua TP PKK dan pemerintah daerah untuk melaksanakan tugas pembangunan untuk masyarakat. Prestasi PKK yaitu dalam membantu masalah stunting di Manokwari, sehingga pemerintah daerah sangat terbantu dengan peran PKK”, ungkap Bupati.
Bupati juga mengapresiasi TP PKK Manokwari yang menunjukkan toleransi beragama dalam perayaan keagamaan yanga ada.
“Kesan yang didapat dari perayaan Natal hari ini selama 1 tahun melaksanakan tugas dan kerja, saya apresiasi dimana perayaan hari ini luar biasa, dimana turut diikuti oleh keberagaman agama lain”, kata Hermus Indou.

PKK menjadi organisasi yang sangat aktif tahun ini dalam pilar penyelenggaraan pemerintahan, yang beberapa hal tidak dapat dilakukan sendiri. Mari kita mulai tahun depan dengan optimisme terutama berjalan bersama Tuhan”, pesan Bupati Manokwari.
Ketua TP PKK Kabupaten Manokwari Febelina Indou mengatakan makna Natal merupakan momentum berbagai sukacita dan kabar baik untuk merayakan kelahiran penebus. PKK juga mengemban tugas mengabarkan sukacita dan kegiatan ini sebagai cara untuk mengimplementasikan program kerja tersebut.
“Tujuannya untuk memaknai Kristus sebagai juru selamat dan untuk mempererat silaturahmi dan hubungan dengan pemerintah daerah dan instansi terkait”, ungkapnya.

Pelaksanaan program kerja TP PKK di semua bidang dikatakannya telah dilakukan hingga mencapai 100%. Sehingga Febelina mengatakan agar melalui perayaan ini pribadi dapat mempersembahkan hidup untuk kemuliaan Allah dan berdampak untuk masyarakat sekitar.
“Jika kita mempersembahkan yang terbaik di akhir tahun, maka akan berdampak hingga tahun yang akan datang”, tutup Febelina. (ACM_2)






















