MANOKWARI – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertindak sebagai provokator di lingkup Pemerintah Kabupaten Manokwari akan dievaluasi dan diberikan peringatan keras. Ia juga mengingatkan ASN untuk tetap berkomitmen pada tugas di Pemkab Manokwari dan tidak meminta mutasi ke provinsi atau daerah lain tanpa alasan yang jelas.
“ASN harus menunjukkan loyalitas dan integritas. Provokator akan kami evaluasi, dan jika perlu, diberikan peringatan. Komitmen pada tugas di daerah ini sangat penting,” ujar Hermus saat apel gabungan Senin (16/11/2024) di halaman kantor Bupati Manokwari.
Selain itu, Hermus juga menyoroti perilaku beberapa oknum pegawai honor di Sekretariat DPR Kabupaten Manokwari yang dianggap tidak taat pada pimpinan. Ia mengungkapkan bahwa beberapa dari mereka akan dinonaktifkan sebagai langkah disiplin.
Keputusan ini juga terkait dengan insiden pemutusan aliran listrik di beberapa kantor pemerintah, yang kemudian diviralkan oleh oknum tertentu. Hermus menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan profesionalisme dan berdampak negatif pada citra pemerintah daerah.
Bupati menegaskan pentingnya kerja sama, kedisiplinan, dan loyalitas dalam mendukung program pembangunan di Kabupaten Manokwari. Ia berharap langkah-langkah ini dapat meningkatkan kinerja dan menciptakan suasana kerja yang lebih kondusif di lingkungan Pemkab Manokwari.






















