MANOKWARI – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menegaskan komitmen Manokwari untuk bertransformasi dan berakselerasi menuju kemajuan yang setara dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Hal ini disampaikan Dalam acara pencanangan gerakan nasional sadar tertib arsip dan launching serta bimbingan teknis aplikasi Srikandi, Rabu (5/6/2024).
Hermus menekankan bahwa Manokwari adalah bagian integral dari Indonesia dan oleh karena itu, pembangunan di seluruh wilayah Indonesia harus dilakukan secara merata. Manokwari tidak berdiri sendiri melainkan adalah bagian dari Indonesia, maka untuk membangun Indonesia harus dilakukan di seluruh wilayah Indonesia.
Bupati Hermus mengakui bahwa tingkat kemajuan di Papua masih tertinggal jika dibandingkan dengan daerah Jawa dan sekitarnya. Oleh karena itu, diperlukan usaha ekstra untuk mencapai kemajuan yang sama.
Namun, ia optimis bahwa dengan kerja keras dan akselerasi, Manokwari dapat mengejar ketertinggalan tersebut. Kalau dibandingkan tingkat kemajuan dan juga pencapaian hasil-hasil pembangunan khususnya di wilayah Papua dengan wilayah Jawa dan sekitarnya, daerah Papua harus bekerja ekstra untuk bisa menyamai kemajuan tersebut.
“ Kita pastikan bahwa kita pun bisa berakselerasi untuk mencapai kemajuan tersebut,” Kata Bupati Manokwari.
Sebagai pemimpin di daerah, Hermus menyatakan dukungan penuh terhadap upaya bersama untuk mewujudkan gerakan nasional sadar tertib arsip dan juga peluncuran aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi).
Ia mendukung sepenuhnya upaya untuk mewujudkan gerakan nasional sadar tertib arsip dan juga launching aplikasi sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi (Srikandi) serta pelaksanaan bimtek Srikandi di Kabupaten Manokwari.
Bupati juga menekankan pentingnya era digital dan pemerintahan berbasis elektronik, di mana pengelolaan arsip harus berbasis digital. Penataan arsip digital yang baik, konsep kantor tidak lagi identik dengan bangunan fisik, tetapi dapat diakses dari mana saja.
“Kita ada di era digital, pemerintahan yang berbasis elektronik harus bisa kita galakan,” katanya. Dia melanjutkan Segala sesuatu tidak boleh konvensional lagi tapi mari kita kelola berbasis digital. Kita orang Papua tidak boleh tertinggal dengan daerah lainnya, kita pastikan bahwa kita pun bisa,” Ujar Hermus. (ACM)






















