MANOKWARI – Pemda Manokwari kembali melakukan pembongkaran tahap kedua untuk pembangunan pasar Sanggeng lebih modern, Rabu (27/9/2023).
Sebelumnya Pemda Manokwari sudah melakukan pembongkaran tahap pertama pada Rabu (8/3/2023) lalu oleh Penjabat Gubernur Papua Barat. Setelah 6 bulan berlalu, barulah tahap kedua kembali dilakukan lagi.
Bupati Manokwari Hermus Indou menyampaikan bahwa untuk pembongkaran tahap kedua sudah mulai dilakukan dan masyarakat yang terdampak sudah menandatangani berita acara pembayaran ganti ruginya.
“Kita mencoba melakukan pembongkaran tahap kedua dengan harapan untuk objek yang diberi uang ganti ruginya kita sudah siapkan, dan sebagian sudah menandatangani berita acara pembayaran, uangnya juga sudah di proses masuk ke rekening masing-masing”, ujarnya.
Untuk tahap ini, dirinya berharap agar masyarakat dapat segera mengosongkan area untuk mempercepat proses pembersihan lahan.
“Kita berharap semua bisa bergegas untuk meninggalkan bangunan yang akan di bongkar untuk pembersihan lahan oleh pemerintah untuk pembangunan pasar Sanggeng”, tutur Herus.
“Kita berharap pasar ini bisa dikerjakan dalam satu tahun kedepan dan bisa di resmikan Presiden Joko Widodo sebelum mengakhiri jabatannya”, tukas Bupati.

Tahap berikutnya kita lakukan penilaian terhadap aset yang sisa melalui Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) , dimana diharapkan design pasar memiliki pintu masuk dari semua sisi.
“Saya berharap nantinya akses masuk ke pasar dari semua sisi, sehingga semua lingkungan disekitar pasar di pastikan bersih, aman, nyaman dan indah, tidak ada kawasan kumuh lagi”, harapnya.
Bupati Manokwari menargetkan pembongkaran dapat selesai dalam jangka waktu satu minggu dimana beberapa masyarakat yang terdampak sebagian besar sudah di beri ganti rugi. (ACM_2)






















