MANOKWARI – Seorang Nelayan ditemukan meninggal dunia saat melaut atau memancing di perairan utara Manokwari,sekitaran perairan pulau kaki Pantura Manokwari, Senin (30/5/2022).
Kasat Polairud Polres Manokwari IPDA Edi Sutrisno saat dikonfirmasi mengatakan sekitar pukul 06.00 wit, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat via telepon bahwa telah meninggal dunia masyarat (nelayan) yang berinisial LU pada saat keluar mancing disekitaran perairan Pulau Kaki Pantura.
“Setelah menerima laporan, Piket Fungsi Sat Polairud yang berjumlah 5 (lima) Personil dengan menggunakan kapal Raimuti 1003 bergeser ke TKP. Dalam perjalanan (sekitar Bakaro) Team bertemu dengan Rombongan yang membawa Jenazah menuju kediaman di Komplek Borobudur Manokwari” ujar Edi.
Selanjutnya dilakukan pemeriksaan saksi S ( anak korban) dan LA ( nelayan) dan diketahui kronologi kejadian berawal dari korban bersama para saksi keluar untuk macing di perairan Pulau Kaki dengan menggunakan 3 perahu pada Sabtu (28/5/2022) sekitar pukul 13.00 Wit.
Sesampainya di tujuan, korban bersama anak kandungnya yang berinisial S sempat melakukan aktivitas memancing sebagaimana biasanya, namun pada hari Minggu (29/5/2022) sekitar pukul 17.00 Wit korban dan para saksi memutuskan untuk meninggalkan rumpon tempat memancing menuju pulau kaki, untuk menghindari cuaca buruk yang disertai hujan rintik-rintik, angin kencang dan gelombang besar.
Setelah sampai di Pulau Kaki dalam posisi perahu berlabuh, korban tidur sambil menunggu jam yang tepat untuk mancing, namun Senin (30/5/2022) sekitar Pukul 05.00 Wit, korban belum bangun kemudian snak korban yang berinisal S membangunkan korban untuk menuju ke rakit namun korban tidak ada reaksi dan sudah meninggal dunia.
Diduga korban meninggal karena sakit dimana korban diketahui memiliki riwayat penyakit asam lambung dan sesak napas. (ACM_3).






















