Menu

Mode Gelap
Pengadilan Negeri Manokwari Tolak Praperadilan Tersangka Pembunuh Yahya Sayori Penembakan Warinussy, Dugaan Sementara Pelaku Gunakan Senapan Angin Seorang Pengacara Di Manokwari Jadi Korban Penembakan OTK Seleksi Catar Kanwil Kemenkumham Papua Barat Digelar Akhir Pekan Ini Ditreskrimsus Polda Papua Barat Lakukan Tahap II Kasus KorupsI Dana Hibah PBVSI

HUKUM & KRIMINAL · 5 Jun 2024 13:23 WIT

Ditetapkan Jadi Tersangka, ‘SM’ Akui Bunuh Yahya Sayori Karena Motif Dendam


 Lingkaran merah merupakan 'SM' si pelaku utama pembunuhan 'YS'. Perbesar

Lingkaran merah merupakan 'SM' si pelaku utama pembunuhan 'YS'.

MANOKWARI – Polresta Manokwari kembali mengupdate penetapan tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap korban bernama Yahya Sayori. 

Tak tanggung-tanggung, Polresta Manokwari melalui Satreskrim telah menangkap ‘SM’ si pelaku utama kasus pembunuhan tersebut. ‘SM’ sebelumnya telah ditangkap dan diperiksa sebagai saksi, dan kini statusnya ditetapkan sebagai tersangka. 

Hal itu diungkapkan Wakapolresta Manokwari, Kompol Agustina Sineri dalam press release di Mapolresta, Rabu (5/6/2024). Turut mendampingi, Kasat Reskrim AKP Raja Putra Napitupulu, Kanit Tipidter Iptu Abeg Guna Utama dan Kanit Pidum Satreskrim Polresta Manokwari.

Wakapolresta menjelaskan SM yang menjadi otak pelaku pembunuhan Yahya Sayori telah mengakui perbuatannya memang direncanakan karena motif dendam pribadi. Para pelaku yang mengeksekusi YS dijanjikan sejumlah uang dan pemberian babi serta kain timor.

” Berdasarkan hasil penyelidikan tim satreskrim, SM telah mengakui perbuatannya dan memang melakukan pembunuhan ini secara terencana karena motif dendam. Para pelaku yang disuruh, mereka ini dijanjikan sejumlah uang, babi dan kain timor,” ungkap Kompol Sineri.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Manokwari, AKP Raja Putra Napitupulu menambahkan jika motif yang mendasari SM melakukan pembunuhan berencana adalah murni karena sakit hati sehingga melakukan balas dendam. SM sendiri diketahui merupakan PNS aktif di Pemkab Manokwari.

” Motif SM melakukan pembunuhan ini karena sakit hati dan ingin balas dendam,” ujar Kasat Reskrim.

Lanjut Kasat Reskrim menambahkan terkait 4 pelaku lain yang masih buron, saat ini pihaknya telah mengantongi 2 nama sedangkan 2 lainnya belum teridentifikasi karena pelaku yang telah ditangkap mengaku tidak mengenal keduanya.

Dari tangan pelaku SM, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah handphone sedangkan dari pelaku sebelumnya berinisial MT diamankan 1 unit motor.

Atas tindakannya SM sendiri dikenakan pasal 340 KUHP dengan ancamam hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 399 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Pengadilan Negeri Manokwari Tolak Praperadilan Tersangka Pembunuh Yahya Sayori

17 Juli 2024 - 22:38 WIT

Penembakan Warinussy, Dugaan Sementara Pelaku Gunakan Senapan Angin

17 Juli 2024 - 22:23 WIT

Seorang Pengacara Di Manokwari Jadi Korban Penembakan OTK

17 Juli 2024 - 16:27 WIT

OPM Bakar Gedung Sekolah SMP Negeri Okbab

15 Juli 2024 - 20:29 WIT

Ditreskrimsus Polda Papua Barat Lakukan Tahap II Kasus KorupsI Dana Hibah PBVSI

5 Juli 2024 - 19:27 WIT

Sakit Hati Dimaki-maki Usai Minum Miras, BM Tikam PU Hingga Tewas

20 Juni 2024 - 14:15 WIT

Trending di HUKUM & KRIMINAL