Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PENDIDIKAN & KESEHATAN · 22 Mar 2024 17:31 WIT

Isi Mata Kuliah Jurnalisme Kebudayaan, Ketua PWI Papua Barat Jadi Dosen Tamu di Unipa


 Isi Mata Kuliah Jurnalisme Kebudayaan,  Ketua PWI Papua Barat Jadi Dosen Tamu di Unipa Perbesar

MANOKWARI – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat, Bustam menjadi Dosen Tamu di Jurusan Antropologi, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Papua (Unipa) untuk mengisi mata kuliah Jurnalisme Kebudayaan.

Kuliah ini berlangsung di lantai 2, Fakultas Sastra dan Budaya, Jumat (22/3/2024). Bustam hadir atas undangan dosen mata kuliah Jurnalisme Kebudayaan, Roberthus Yewen, S.Sosi, M.Si.

Jalannya kuliah jusnalistik ini terlihat cukup hidup. Sejumlah mahasiswa yang mengikuti kuliah tak canggung untuk bertanya seputar materi jurnalistik.

Dalam materinya, Bustam menyampaikan terkait hard news. “Hard news, adalah berita penting yang harus disampaikan langsung ke publik. Kadang penulisan berita macam ini juga disebut breaking news, spot news, atau straight news,” jelas Bustam, yang juga Ketua SMSI Papua Barat.

Ia juga memberikan motivasi kepada mahasiswa, yang tercatat adalah mahasiswa semester 6, agar bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin, sehingga ketika lulus dan masuk ke dunia kerja sudah siap bersaing.

Dosen Mata Kuliah Jurnalisme Kebudayaan, Roberthus Yewen mengatakan, sebagai dosen pengasuh dirinya sangat senang, karena kehadiran dosen tamu dari PWI Papua Barat.

“Kami berharap, ilmu pengetahuan yang dibagikan dapat bermafaat bagi anak-anak mahasiswa,” harapnya.

Hal ini juga, menurut Yewen, menunjukkan Unipa adalah kampus merdeka, yang mengundang orang-orang praktisi sebagai dosen sesuai bidang keilmuannya, sehingga dapat menciptakan pengetahuan baru bagi mahasiswa.

Kembali Bustam juga menuturkan, menjadi dosen tamu, merupakan bagian dari kepedulian mereka untuk turut menambah wawasan para generasi muda mengenai dunia jurnalistik.

Dengan begitu,mahasiswa akan memahami seluk beluk dunia jurnalistik. Dan jika memang suatu saat nanti mereka ingin memutuskan turut terlibat di dalamnya, tidak lagi sulit.

“Kami sudah beberapa kali memberikan materi jurnalistik di Unipa. Kami siap jika diminta lembaga mana pun,” ucapnya. 

Sebelumnya, materi jusnalistik juga diberikan kepada humas KPU se-Papua Barat, Bawaslu se-Papua Barat, MUI Papua Barat, Kanwil Kemeng Papua Barat, Polbangtan Manokwari, PLN UP3 Manokwari, Jurnalisme Mnukwar dan lainnya.

Bustam juga menambahkan, dalam program kampus merdeka kolaborasi dengan lembaga-lembaga lain sangat memungkinkan bagi PWI, seperti menjadi dosen tamu, pembinaan lembaga pers mahasiswa, bahkan melakukan penandatanganan MoU sebagai bentuk formal jalinan kerjasama. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Festival PAUD Kreatif 2026 Libatkan 32 Lembaga PAUD se-Kabupaten Manokwari

8 Agustus 2026 - 12:56 WIT

Wulai Akui Kemudahan Ubah Data Peserta Cukup Pakai Aplikasi Mobile JKN

16 Maret 2025 - 12:20 WIT

Pembayaran Iuran JKN Kini Semakin Mudah, Praktis dan Efisien

9 Maret 2025 - 18:28 WIT

Pindah Faskes Dengan Mudah, Yohanis Manfaatkan Aplikasi Mobile JKN

2 Maret 2025 - 14:22 WIT

Ketua PSW YPK Manokwari Dukung Program Makan Bergizi Gratis

21 Februari 2025 - 19:15 WIT

Philep Akui Pelayanan Kesehatan Dengan Program JKN Kini Semakin Mudah Dan Cepat

16 Februari 2025 - 19:47 WIT

Trending di PENDIDIKAN & KESEHATAN