Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 15 Mar 2025 13:13 WIT

Jalin Silaturahmi Dengan Menembak, Pangdam Kasuari Ingin Perkuat Kompenen Cadangan


 Jalin Silaturahmi Dengan Menembak, Pangdam Kasuari Ingin Perkuat Kompenen Cadangan Perbesar

MANOKWARI – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, menekankan pentingnya sinergi antar pihak dalam membangun komponen pendukung dan cadangan untuk memperkuat pertahanan negara di Papua Barat dan Papua Barat Daya. Hal ini disampaikannya dalam acara silaturahmi bersama tokoh masyarakat, pimpinan media, FKPPI, dan Perbakin Papua Barat, Jumat (14/3/2025).

Pangdam menjelaskan bahwa Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara mengamanatkan pembentukan satuan komponen strategis di tingkat Kodam, termasuk komponen cadangan yang dilatih dengan berbagai keterampilan, salah satunya menembak.

 “Kalau bicara undang-undang tersebut, di situ ada komponen utama, komponen pendukung, dan komponen cadangan. Komponen cadangan telah dibentuk undang-undangnya oleh Kementerian Pertahanan,” ujar Pangdam.

Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 15 ribu hingga 20 ribu personel komponen cadangan yang tersebar di seluruh provinsi. Namun, keterbatasan anggaran menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, Kodam XVIII/Kasuari diharapkan dapat bersinergi dengan berbagai pihak dan stakeholder guna membentuk kemampuan serta kesiapan komponen tersebut di masa mendatang.

Pangdam menilai bahwa semangat bela negara harus menjadi landasan utama dalam penguatan pertahanan. Ia menegaskan, pembentukan komponen pendukung dan cadangan tidak hanya tanggung jawab TNI, melainkan menjadi milik bersama.

 “Niat untuk membela negara harus menjadi kekuatan kita bersama. Dengan acara seperti ini, diharapkan terjalin ikatan emosional dan komunikasi yang baik, sehingga kita bisa mewujudkan pertahanan negara yang solid,” tegasnya.

Selain itu, Pangdam juga menyoroti pentingnya membangun kesadaran masyarakat tentang peran aktif dalam mendukung upaya pertahanan. Melalui kerja sama lintas sektor, ia optimistis bahwa keterampilan dan kesiapan komponen pendukung dan cadangan dapat ditingkatkan secara bertahap, meskipun dengan keterbatasan anggaran yang ada.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan silaturahmi, para peserta turut mengikuti sesi latihan menembak bersama di lapangan tembak Kodam XVIII/Kasuari. Latihan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengasah kemampuan menembak, tetapi juga memperkuat kebersamaan serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sipil.

Acara silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus merumuskan strategi bersama dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan negara. Pangdam berharap, sinergi ini akan terus terjaga dan berkembang demi tercapainya tujuan bersama dalam membangun pertahanan negara yang tangguh. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Kapolda Papua Barat Pimpin Sertijab Kabid Dokkes dan Penyerahan Jabatan Kabid Propam

10 September 2026 - 20:55 WIT

Pemprov Papua Barat Gelar Upacara Hut Ri Ke-81 Dengan Lancar Dan Sukses

18 Agustus 2026 - 04:57 WIT

HUT RI ke-81 Momentum Pemuda Untuk Terus Berkarya Mengisi Pembangunan

18 Agustus 2026 - 04:55 WIT

Remisi HUT Ke-81, Binaan di Papua Barat dan Papua Barat Daya Terima Pengurangan Masa Pidana

17 Agustus 2026 - 21:04 WIT

Gubernur Papua Barat: Remisi Momentum Teguhkan Komitmen Negara Hadir dalam Pembinaan Warga Binaan

17 Agustus 2026 - 12:52 WIT

Dua Remaja Diciduk Jatanras Polda Papua Barat, Diduga Curi Laptop di Sekolah

13 Agustus 2026 - 19:38 WIT

Trending di PAPUA BARAT