SORONG – Jasa Raharja Kota Sorong menggelar Rapat FKLL (Forum Komunikasi Lalu Lintas) bertempat ruang pertemuan Lantas Polresta Sorong, Rabu (7/5/2025).
Rapat turut dihadiri jajaran lantas polresta Sorong dan stakeholder terkait ini dilakukan dalam upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas di wilayah kecamatan Sorong Manoi Sorong Utara dan Kecamatan Sorong Timur.
Dalam rapat FKLL tersebut beberapa action plan yakni tiga titik kecamatan yang menjadi pembahasan Sorong Manoi menjadi titik paling rawan kecelakaan. Pada titik tersebut akan telah dilakukan sms blast oleh Jasa Raharja. Namun masih diperlukan upaya tambahan untuk menekan angka kecelakaan di 3 kecamatan tersebut.
Sehubungan dengan usulan kanit Gakkum, Jasa Raharja juga akan membantu membiayai pembuatan spanduk sebagai bagian dari program socio engineering, spanduk pada titik rawan laka ini akan difinalisasikan selama paling lambat minggu ke 3 Mei 2025.
Sementara itu, Kanit Gakkum Lantas Polresta Sorong menyampaikan sebagai upaya awal Kepolisian dan Jasa Raharja akan membuat spanduk peringatan keselamatan lalu lintas di titik rawan laka di sorong raya. Pihak kepolisian akan menyiapkan desain spanduk dan bersurat kepada Jasa Raharja, ini akan dilaksanakan oleh pihak Polresta Sorong diikuti juga oleh Polda Papua Barat Daya. Kepolisian akan melaksanakan operasi blue light patrol pada jam rawan laka di kota Sorong
Pada kesempatan yang sama, pihak Dinas Perhubungan Papua Barat menyampaikan selain pemasangan spanduk oleh Kepolisian dan Jasa Raharja, Dishub juga menyampaikan usulan untuk pemberian stiker himbauan keselamatan lalu lintas di terminal.
Para stakeholder yang hadir sangat mengapresiasi Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) dan berkomitmen untuk mengoptimalkan peran dari FKLL (Forum Komunikasi Lalu Lintas) untuk mengimbau dan meminimalisir tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas juga menciptakan lingkungan berkendara yang aman, nyaman, dan efisien bagi pengendara dan pejalan kaki di Wilayah Kota Sorong. (rls)






















