MANOKWARI – Sempat beredar video singkat yang memperlihatkan keributan antara oknum TNI dengan oknum Polisi yang di ketahui terjadi di Kabupaten Fakfak.
Kapendam XVIII/Kasuari Letkol Inf. Batara Alex Bulo membeberkan bahwa sebelumnya ketegangan sempat terjadi akibat salah paham antara seorang anggota Polisi Polres Fakfak, Bripda Billy yang memberi kekerasan fisik kepada salah seorang anggota TNI KOREM 182 Fakfak, Serda Gilberth
Kejadian itu kemudian melibatkan sejumlah anggota Korem 182 Fakfak, yang tidak terima rekannya mendapat kekerasan fisik.
Tiga anggota Polres Fakfak yang tak tahu menahu soal kejadian itu ikut terseret dibawa ke Makorem, seperti dalam video yang beredar dalam video. Namun ketiganya akhirnya dijemput kesatuannya tak lama setelah berada di sana.
“Laporan yang saya terima dari sana (Fakfak), anggota Polres tidak dipersulit ketika datang untuk menjemput tiga rekannya di Makorem,” beber Kapendam <span;>saat jumpa pers Kamis (29/7/2022) malam di Makodam XVIII/Kasuari.
Lanjut, Kapendam mengatakan situasi kota Fakfak tetap kondusif pasca salah paham yang melibatkan anggota Korem 182 Fakfak dan anggota Polres Fakfak. Saat ini perselisihan itu pun telah diselesaikan secara damai.
“Perintah Dandrem untuk menggelar Apel Luar Biasa, setelah itu bersama rekan-rekan Polres Fakfak untuk acara makan bersama. Ini membuktikan TNI dan polisi tetap solid dan kompak,” terangnya
“Tidak ada lagi perselisihan, sudah damai sekarang. Kita bersama rekan Polri harus kompak, bersama menjaga Kamtibmas,” sambungnya.
Kejadian itu sebut Kapendam merupakan salah paham namun pada intinya telah diselesaikan secara kekeluargaan. Ia berharap tak ada lagi kejadian serupa agar kekompakan antara TNI dan Polri tetap terjaga baik. (ACM_2)






















