Menu

Mode Gelap
Tabligh Akbar dan Karnaval Meriahkan Harlah Satu Abad Nahdatul Ulama Bupati Hermus : Kemenhub Dukung Perluasan Bandara Rendani dan Pembangunan Jembatan Layang Tingkatkan Peduli Lalu Lintas, Satlantas Polresta Manokwari Ngopi Mansinam Bersama Masyarakat Penghijauan Kampung Semarakkan HUT Ke-4 Kampung Persiapan Rourouw II Bertemu Wamendagri Pj. Gubernur Waterpauw Perjuangan APBD Papua Barat

DERAP NUSANTARA · 7 Des 2022 15:53 WIT

Kapolri: Pelaku Bom Astana Anyar Pernah Ditangkap Karena Bom Cicendo


 Kapolri: Pelaku Bom Astana Anyar Pernah Ditangkap Karena Bom Cicendo Perbesar

Bandung, 07/12 (ANTARA) – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengatakan pelaku bom bunuh diri Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu, teridentifikasi bernama Agus Sujarno atau Agus Muslim dan pernah ditangkap karena terlibat peristiwa bom Cicendo tahun 2017.

“Yang bersangkutan pernah ditangkap karena peristiwa bom Cicendo dan sempat dihukum empat tahun, di bulan September atau Oktober 2021 yang bersangkutan bebas; tentunya kegiatan yang bersangkutan kami ikuti,” kata Listyo Sigit dalam konferensi pers di Bandung, Jawa Barat, Rabu.

Agus Muslim juga teridentifikasi berafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Listyo Sigit menjelaskan identifikasi itu diperoleh melalui pemeriksaan sidik jari dan pengenalan wajah (face recognition). Kelompok JAD yang diikuti Agus Muslim, tambahnya, berbasis di Bandung, Jawa Barat.

Agus Muslim pernah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Jawa Tengah. Namun, saat bebas, lanjut Listyo, Agus Muslim masih masuk dalam kategori merah. “Dan memang yang bersangkutan masih susah diajak berbicara, cenderung menghindar, walaupun sudah melaksanakan aktivitas,” jelasnya.

Oleh karena itu, Listyo memerintahkan timnya untuk mendalami dan mencari orang-orang atau kelompok yang diduga terafiliasi dengan kelompok Agus tersebut. “Seluruh tim satgas sudah diperintahkan bergerak,” ujar Listyo.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Suntana menyebutkan ada 11 korban akibat bom bunuh diri tersebut. Dari 11 orang itu, satu di antaranya adalah anggota polisi yang tewas akibat bom, sementara 10 orang lainnya mengalami luka-luka.

Oleh : Bagus Ahmad Rizaldi
Editor : Fransiska Ninditya

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Tingkatkan Peduli Lalu Lintas, Satlantas Polresta Manokwari Ngopi Mansinam Bersama Masyarakat

27 Januari 2023 - 16:13 WIT

Main Hakim Sendiri, Seorang Wanita Dibakar Warga Karena Diduga Dalang Penculikan Anak di Sorong

24 Januari 2023 - 16:45 WIT

Ditkrimsus Polda PB Limpahkan Berkas Dugaan Tipikor Dana Hibah KAWAL ke Kejati

15 Desember 2022 - 17:07 WIT

KPU RI Tetapkan Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2024

15 Desember 2022 - 15:25 WIT

DPR Papua Barat Tetapkan RAPBD Induk Tahun 2023

15 Desember 2022 - 15:19 WIT

Peran Penting Kartu Prakerja Dalam Peningkatan Inklusi Keuangan

8 Desember 2022 - 13:27 WIT

Trending di DERAP NUSANTARA