Menu

Mode Gelap
Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway Akhiri Pencarian, Yanto Idorway Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia

MANOKWARI · 8 Agu 2026 21:21 WIT

Lamek Dowansiba Pastikan Manokwari Diusulkan Jadi DOB, Masyarakat Diminta Bersabar Menunggu Keputusan Pusat


 Lamek Dowansiba Pastikan Manokwari Diusulkan Jadi DOB, Masyarakat Diminta Bersabar Menunggu Keputusan Pusat Perbesar

MANOKWARI, acemo.co.id – Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Lamek Dowansiba, memastikan bahwa Manokwari menjadi salah satu daerah yang diusulkan dalam pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua Barat. Hal tersebut disampaikannya kepada awak media usai menghadiri pembukaan Festival Kopi Manokwari 2026 di Manokwari City Mall, Jumat (7/8/2026).

Lamek menjelaskan bahwa hingga saat ini proses pembentukan DOB masih berada pada tahapan pembahasan di tingkat pemerintah pusat dan DPR RI. Karena itu, masyarakat diminta tetap bersabar sambil menunggu keputusan resmi.

“Informasi yang kami terima memang menunjukkan proses itu terus berjalan. Namun, masyarakat perlu memahami bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat dan DPR RI,” ujarnya.

Menurutnya, tidak semua daerah akan langsung ditetapkan menjadi DOB. Pemerintah akan melakukan penilaian berdasarkan sejumlah persyaratan dan kelayakan daerah sebelum mengambil keputusan.

Meski demikian, Lamek mengaku optimistis Manokwari memiliki peluang besar. Ia menyebut telah menerima informasi langsung bahwa Manokwari termasuk daerah yang diprioritaskan dalam usulan tersebut.

“Yang saya dengar langsung, Manokwari pasti menjadi bagian dari usulan. Papua Barat mengusulkan beberapa wilayah dan salah satunya adalah Manokwari,” katanya.

Sebagai anggota Komite I DPD RI, Lamek menegaskan pihaknya memiliki tanggung jawab untuk mengawal seluruh aspirasi masyarakat terkait pembentukan DOB. Menurutnya, seluruh usulan dari daerah akan diperjuangkan hingga ke tingkat nasional.

“Tugas kami di DPD adalah membawa dan mengawal semua aspirasi masyarakat. Semua usulan kami sampaikan kepada DPR RI dan pemerintah untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa salah satu pertimbangan pemerintah dalam pembentukan DOB adalah kondisi fiskal daerah. Banyak daerah di Indonesia masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat sehingga menjadi perhatian dalam proses pemekaran wilayah.

Meski demikian, Lamek menilai Papua memiliki karakteristik yang berbeda karena memperoleh status Otonomi Khusus (Otsus). Oleh sebab itu, menurutnya pemerintah pusat tentu akan mempertimbangkan berbagai aspek strategis sebelum mengambil keputusan terkait pembentukan DOB di Papua.

“Papua memiliki kekhususan melalui Otonomi Khusus. Tentu pemerintah pusat akan mempertimbangkan berbagai aspek agar kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (Mega Irianti)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Aksi 1000 Lilin Untuk Yanto Idorway, Keluarga Desak Polda Papua Barat Bongkar Misteri Kematian

9 Agustus 2026 - 20:07 WIT

HUT ke-38 SMAN 2 Manokwari, Hermus Indou: Jangan Sia-siakan Kesempatan Menjadi Generasi Hebat

8 Agustus 2026 - 16:56 WIT

DPD RI Dorong UMKM Kopi Manokwari Naik Kelas, Lamek Dowansiba: Bantuan Modal Harus Tepat Sasaran

7 Agustus 2026 - 20:16 WIT

Buka Festival Kopi Manokwari 2026, Hermus Indou Ajak Komunitas Kopi Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Pariwisata Papua Barat

7 Agustus 2026 - 20:12 WIT

Apresiasi Festival Paud Kreatif, Bupati Hermus: Kreativitas Anak Harus Diasah Sejak Dini Agar Jadi Generasi Emas

7 Agustus 2026 - 20:08 WIT

DPRK Manokwari Sodorkan Rekomendasi Strategis, Dorong Percepatan Pembangunan dan Reformasi Tata Kelola

6 Agustus 2026 - 07:20 WIT

Trending di MANOKWARI