MANOKWARI – Upaya pemerintah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor pendidikan kembali terlihat dengan selesainya rehabilitasi dan renovasi prasarana SMP Negeri 2 Manokwari. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua Barat.
Proyek ini menghasilkan enam Ruang Kelas Baru (RKB), fasilitas jamban layak, serta akses jalan yang lebih baik. Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua Barat, Wahyu Tri Nugroho, menjelaskan bahwa pemilihan SMP N 2 sebagai salah satu dari empat sekolah yang direhabilitasi didasarkan pada data Dapodik.
“Sekolah ini menginput data ruang rusak berat sehingga masuk prioritas sesuai Peraturan Presiden No. 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Prasarana Pendidikan Dasar dan Menengah. Data ini diverifikasi oleh PUPR sebelum dikerjakan,” ungkap Wahyu Selasa (19/3/2024)
Prasarana yang telah selesai direnovasi secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari, yang diterima langsung oleh Bupati Hermus Indou. Dalam sambutannya, Bupati Hermus menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR atas kontribusinya dalam membangun sektor pendidikan di Manokwari.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mendorong kemajuan pendidikan di daerah. Fasilitas yang baik adalah langkah awal untuk menghasilkan generasi yang berkualitas,” ujar Hermus.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP N 2 Manokwari, Margriet Pondajar, M.Pd, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan. “Penambahan ruang kelas ini sangat menunjang proses belajar mengajar. Namun, keberhasilan ini juga menuntut kita untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun,” katanya.
Momentum ini diharapkan menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas infrastruktur sekolah serta mendukung pendidikan yang lebih maju di Kabupaten Manokwari. (ACM)






















