Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

PAPUA BARAT · 13 Feb 2025 14:04 WIT

Pangdam XVIII/Kasuari Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis Di Manokwari


 Pangdam XVIII/Kasuari Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis Di Manokwari Perbesar

MANOKWARI – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S.Hub.Int., M.H.I., didampingi Ketua Persit KCK Daerah XVIII/Kasuari, Ny. Arlin Jimmy Ramoz bersama Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Dian Hardiana, S.I.P., meninjau langsung pelaksanaan program makan bergizi gratis di wilayah Kodim 1801/Manokwari. Kunjungan ini bertujuan memastikan program pemerintah dalam peningkatan gizi anak berjalan dengan baik dan tepat sasaran, Kamis (13/2/2025).

Pada kesempatan tersebut, Pangdam mengunjungi SD YPK 04 Maranatha Kota yang memiliki 192 siswa serta SD YPK 14 Maranatha Kota dengan jumlah siswa sebanyak 189 orang. Program makan bergizi gratis ini merupakan salah satu upaya dari Pemerintah pusat untuk meningkatkan kesehatan dan konsentrasi belajar anak-anak di sekolah.

Pangdam XVIII/Kasuari menegaskan bahwa TNI turut berperan dalam mendukung kebijakan Pemerintah, terutama dalam memastikan kesejahteraan anak-anak di Papua Barat. Ia juga berinteraksi langsung dengan para siswa dan tenaga pendidik untuk mendengar tanggapan mereka mengenai manfaat program ini.

“Ini sungguh merupakan suatu kebahagiaan bagi kami jajaran XVIII/Kasuari untuk melihat sejauh mana perkembangan yang dilakukan oleh program Pemerintah pusat dalam hal ini adalah memberikan makan bergizi gratis yang sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu sampai dengan saat ini”ujarnya.

“Mudah-mudahan apa yang sudah diprogramkan oleh Pemerintah ini, dengan program-program yang luar termasuk salah satunya adalah makan bergizi ini termasuk juga akan ada swasembada pangan diharapkan dapat berdampak pada kesejahteraan juga kemaslahatan kita semuanya khususnya di wilayah Papua Barat”sambung Manalu.

Sementara itu, Kepala SD YPK 04 Maranatha Kota Manokwari, Agustina Pattiwael menyampaikan ungkapan terimakasihnya kepada Pemerintah dimana dengan program Makan Bergizi Gratis ini sudah diterima siswanya sejak awal tahun 2025.

“Untuk SD YPK 04 Maranatha sudah mendapat program dari Pemerintah pusat sejak awal tahun 2025 dengan jumlah siswa 192 orang yang tiap harinya mendapatkan sarapan bergizi,” kata Agustina.

Ia menambahkan bahwa dengan adanya program ini menjadikan suatu semangat tersendiri bagi siswa-siswinya untuk datang ke sekolah dan menjalani proses belajar.

“Dengan program ini, anak-anak jadi rajin sekolah, karena sebelumnya jumlah siswa yang masuk menurun, tapi dengan program ini siswa rajin ke sekolah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Pangdam bersama rombongan juga berkesempatan membagikan sejumlah bingkisan kepada para siswa-siwi dilanjutkan dengan melihat secara langsung bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga melihat langsung bagaimana proses penyajian Makan Bergizi Gratis tersebut. (rls)

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Yosias Saroy Ajak Semua Pihak Bersatu, Struktur KONI Papua Barat Segera Dilengkapi

18 September 2026 - 18:54 WIT

Musorprovlub KONI Papua Barat Dinyatakan Sah, Tahapan Pemilihan Telah Sesuai AD/ART

18 September 2026 - 18:00 WIT

Kapolda Papua Barat Pimpin Sertijab Kabid Dokkes dan Penyerahan Jabatan Kabid Propam

10 September 2026 - 20:55 WIT

Pemprov Papua Barat Gelar Upacara Hut Ri Ke-81 Dengan Lancar Dan Sukses

18 Agustus 2026 - 04:57 WIT

HUT RI ke-81 Momentum Pemuda Untuk Terus Berkarya Mengisi Pembangunan

18 Agustus 2026 - 04:55 WIT

Remisi HUT Ke-81, Binaan di Papua Barat dan Papua Barat Daya Terima Pengurangan Masa Pidana

17 Agustus 2026 - 21:04 WIT

Trending di PAPUA BARAT