MANOKWARI – Kepala Lapas Perempuan Kelas III Manokwari, Lince Bela mengatakan di dalam lapas perempuan terdapat program pembinaan kemandirian yang dilakukan untuk membekali warga binaan pemasyarakatan seperti membuat noken, merajut, membatik dan membuat kue.
Dalam pembinaan kemandirian warga pemasyarakatan Lapas kelas III Manokwari yang berjumlah 56 orang, tidak hanya mengandalkan keahlian dari petugas lapas untuk memberikan pelatihan tetapi adapula warga binaan yang sudah memiliki bakat membuat noken sehingga bisa mengajari sesama warga binaan. Namun lain hal nya dengan membatik yang belum diketahui oleh warga binaan sehingga petugas Lapas yang dibekali pelatihan dan selanjutnya mengajarkan cara membatik kepada warga binaan.

Kepala Lapas Perempuan Kelas III Manokwari, Lince Bela.
“ Kalau pembuatan noken kebanyakan warga binaan sudah memiliki bakat itu jadi tinggal melanjutkan saja, tetapi untuk membatik ini semua belum bisa sehingga petugas yang dilatih baru selanjutnya petugas mengajarkan kepada warga binaan,” jelas Lince.
“Pembinaan kemandirian ini merupakan visi misi pemasyarakatan,sehingga nantinya saat mereka bebas sudah punya bekal untuk menghidupkan ekonomi mereka,” tambahnya.
Dikatakan Lince, pemilihan kerajinan membatik dikarenakan Manokwari memiliki potensi yang besar kedepannya, sehingga diharapkan dengan pembinaan tersebut dapat menjadi bekal dan berkreasi menghidupkan ekonomi warga binaan pemasyarakatn setelah dinyatakan bebas dan kembali ke masyarakat.

Produk UMKM Warga Binaan Lapas Perempuan yang Dipamerkan Dalam Rangka Hari Pengayoman ke-79.
Terkait pemasaran produk warga binaan masih dilakukan secara online di media sosial, dan juga pada saat pameran UMKM.
“ Sejauhi ini pemasarannya melalui online di media sosial dan juga dari mulut ke mulut di kalangan pegawai Lapas baru keluar, dan kue lontar jadi produk yang sering diorder,” ucapnya.
Sementara itu, hasil dari penjualan produk warga binaan, diatur sesuai SOP yang berlaku dimana 35 % untuk setor negara atau PNBP dan 35 % untuk upah warga binaan,sedangkan sisanya untuk modal. (ACM)






















