MANOKWARI – Pemerintah Kabupaten Manokwari Berharap, Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di Tanah Papua terus mencetak lulusan berkualitas. Hal ini disampaikan sekda kabupaten Manokwari dalam Perayaan HUT YPK di tanah Papua ke-62 tahun 2024 yang diadakan di Jemaat GKI Sion Sanggeng, Jumat (8/3/2024).
Sekda Kabupaten Manokwari Henri Sembiring mengatakan, Pembangunan pada bidang pendidikan mempunyai korelasi bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan karena itu eksistensi dan kehadiran YPK sebagai salah satu unit missioner bukanlah suatu kebetulan namun merupakan bagian internal dari pelayanan dan kesaksian kepada masyarakat luas dengan menampilkan ciri khas dan identitasnya.
” Penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan YPK tidak hanya dilihat sebagai upaya mencerdaskan kehidupan bangsa saja, tetapi harus dilakukan dalam kerangka tugas dan tanggung jawab kristiani, ” Kata Henri Sembiring.
Kehadiran YPK di tanah Papua bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebelum intervensi Indonesia YPK nama aslinya Stchting Voor Christelyk Onderwys merupakan satu paket dengan pekabaran injil di tanah Papua. Dipelopori oleh rasul Ottow dan Geissler sejak tahun 1855.
Ditahun itu kedua rasul ini telah membangun dan meletakan dasar pendidikan melalui sekolah-sekolah kampung yang bertujuan untuk mengangkat harkat dan martabat orang asli Papua dalam segala aspek. Pendidikan pada hakekatnya merupakan proses pembangunan peradban sebuah bangsa.
Hal ini yang melatarbelakangi kedua rasul Papua merasa sangat penting untuk penyelenggaraan pendidikan guna menata budaya orang asli Papua dan membangun peradaban, atau perubahan mengenal jati diri yang sesungguhnya di hadapan Tuhan. Maka diharapkan YPK mampu memenuhi sasaran pendidikan ke depan sehingga menjadi Yayasan yang kuat, akuntabel dengan sistem manajemen yang efektif dan efisien. Pemerintah kabupaten Manokwari juga senantiasa akan mendukung YPK agar dapat memiliki daya saing dan mampu untuk terus mencetak lulusan yang berkualitas, kreatif dan mandiri serta ikut mendorong penuntasan buta aksara di kabupaten Manokwari. (ACM)






















