MANOKWARI – Pelihara tugu Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA), ormas Garuda Merah Putih (GMP) Papua Barat bersama personel Koramil 01/Kota Kodim 1801 Manokwari menggelar bakti sosial dalam menyambut 60 tahun hari integrasi Irian Barat (Papua) ke dalam NKRI.
Tak hanya membersihkan tugu Pepera yang berlokasi di kawasan eks kantor Gubernur Papua Barat, dilakukan juga bakti sosial dengan memberikan sembako kepada 75 orang tokoh pejuang Pepera di Manokwari, Sabtu (29/4/2023).
Ketua Garuda Merah Putih (GMP) Samuel Mandowen menyampaikan bahwa tugu Pepera ini merupakan salah satu bukti sejarah dari tahun 1963 hingga tahun ini yang masih ada di tanah Papua.

“Tugu PEPERA ini sebagai bukti sejarah yang memuat pengakuan para pejuang pendahulu bahwa Irian Barat atau Papua sejak 1 Mei 1963 – 1 Mei 2023 (60 tahun) seutuhnya bagian dari NKRI,” ujarnya.
Ia menyampaikan agar generasi muda di Tanah Papua wajib mengenal, memahami dan menghormati bukti-bukti sejarah, salah satunya monumen atau Tugu PEPERA di Manokwari tersebut.
“Dalam rangka marawat situs sejarah bagi generasi kedepan, agar mereka tetap dapat menyaksikan bukti sejarah yang harus di rawat dan dilestarikan,” ungkap Mandowen.
Selain kegiatan pembersihan, pengecatan, dan pemasangan umbul-umbul, kata Samuel, GMP juga akan memasang lampu penerangan di sekeliling tugu PEPERA agar terus dirawat sebagai aset sejarah bangsa.
Setelah baksos di Tugu PEPERA, GMP bersama Danramil dan personil Koramil Kota juga berbagi kasih dengan para pejuang (veteran) di wilayah Kabupaten Manokwari. Berbagi kasih ini sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka terhadap kedaulatan NKRI. (ACM_2)






















