Menu ✖

Mode Gelap
Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka Dalam Kasus Kematian Yanto Idorway Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian

MANOKWARI · 22 Mei 2024 15:00 WIT

Perjuangan Calon Jamaah Haji Demi Tiba Di Manokwari, Terpaksa Lewati Jembatan Wariori Yang Nyaris Putus


 Perjuangan Calon Jamaah Haji Demi Tiba Di Manokwari, Terpaksa Lewati Jembatan Wariori Yang Nyaris Putus Perbesar

MANOKWARI – Perjuangan dan tekad kuat ditunjukkan oleh para jamaah calon haji dari Kampung Wariori, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat ketika mereka berani menantang bahaya untuk mengantarkan koper dan bagasi ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manokwari (21/05/2024).

Hujan lebat dengan intensitas tinggi yang terjadi beberapa hari belakangan menyebabkan banjir dan mengakibatkan jembatan utama yang menghubungkan Kampung Wariori dengan kota Manokwari nyaris putus, namun hal ini tidak menyurutkan semangat para jamaah.

Sejak dini hari, 2 calon jamaah haji dari Kampung Wariori terlihat telah bersiap-siap untuk menempuh perjalanan yang penuh tantangan. Meskipun kondisi jembatan nyaris ambruk akibat terjangan banjir, namun mereka tetap bertekad melaksanakan kewajiban untuk mengantar barang bawaan mereka ke Kantor Kemenag Manokwari. Dengan membawa koper, para jamaah berjalan kaki dengan penuh hati- hati melintasi jembatan yang sudah tidak lagi kokoh tanpa rasa takut di wajah mereka yang dibantu oleh masyarakat sekitar.

Di wajah mereka, nampak keinginan kuat untuk menjalankan ibadah haji mengalahkan segala kekhawatirannya.

Kondisi jembatan kali wariori yang nyaris putus akibat tergerus luapan air dan material aliran kali.

Salah satu calon jemaah haji dari kampung Wariori, Bambang Heriawan Soesanto mengatakan bahwa meskipun perjalanan ini sangat berisiko, ia dan istrinya tidak memiliki pilihan lain. 

“Kami harus mengantar koper-koper ini ke Kemenag agar proses administrasi bisa berjalan lancar. Ini adalah bagian dari persiapan kami untuk menunaikan ibadah haji,” ujarnya dengan wajah penuh tekad dan semangat.

“Ini juga adalah ujian dan bentuk perjuangan kami untuk menjalankan ibadah haji, dengan niat yang baik doakan kami selamat sampai di tujuan,” sambung Askarina, jamaah calon haji lainnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Manokwari, Saul Nauw mengapresiasi semangat dan perjuangan para calon haji dari Kampung Wariori. 

“Apa yang mereka lakukan adalah bentuk pengorbanan yang luar biasa. Kami sangat menghargai upaya mereka untuk tetap menjalankan kewajibannya meski dalam kondisi sulit,” ujar Saul.

Ini menjadi bukti nyata bahwa semangat dan tekad kuat mampu mengatasi segala rintangan, bahwa dengan kebersamaan dan niat tulus, segala halangan dapat dilalui demi mencapai tujuan mulia mereka, yaitu menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. (Rls/ACM)

Artikel ini telah dibaca 340 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Sambut HUT ke-81 TNI, Dandim 1801/Manokwari Pimpin Karya Bakti Bersihkan Kali Sahara

25 September 2026 - 14:55 WIT

Jelang HUT TNI ke-81, Kodim 1801/Manokwari Anjangsana ke Warakawuri

24 September 2026 - 19:24 WIT

Bupati Hermus Indou: Masa Jabatan Ketua STT Erikson-Tritt Diperpanjang Dua Tahun

20 September 2026 - 21:02 WIT

548 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Musprovlub KONI Papua Barat di Manokwari

17 September 2026 - 20:18 WIT

HUT ke-48 FKPPI, Dr. Agustinus Warbal Tekankan Pentingnya Kaderisasi dan Nasionalisme

12 September 2026 - 16:08 WIT

Kodim 1801/Manokwari Bangun RTLH Tipe 45 untuk Pendeta Rumerius Muabuay Sambut HUT ke-81 TN

11 September 2026 - 06:38 WIT

Trending di MANOKWARI