Menu

Mode Gelap
Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding Kabiddokkes Polda PB : Hasil Otopsi Yanto Idorway Butuh Waktu karena Sampel Diuji di Lab Forensik di Luar Manokwari Dua Hari Menunggu, Otopsi Yanto Idorway Akhirnya Digelar di RS Bhayangkara Polda Papua Barat Kapolres Pegaf: Jenazah Yanto Ditemukan Terjepit di Celah Batu, Polisi Minta Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Ribuan Warga Padati Kamar Jenazah RSUD Manokwari, Menanti Hasil Otopsi Yanto Idorway

HUKUM & KRIMINAL · 3 Apr 2023 13:43 WIT

Polisi Periksa 13 Saksi Guna Mengungkap Penyebab Kematian Ratnasari


 Polisi Periksa 13 Saksi Guna Mengungkap Penyebab Kematian Ratnasari Perbesar

MANOKWARI – Polisi masih terus mendalami kasus kematian Ratnasari (29) yang ditemukan mengapung di Pantai Maruni, Rabu (29/3/2023) lalu. Kematian wanita yang tengah hamil 8 bulan ini, masih menyisakan tanda tanya.

Kasat Reskrim Polresta Manokwari, AKP Nirwan Fakaubun yang dikonfirmasi wartawan mengatakan hingga kini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 13 saksi, dimana 5 diantaranya merupakan orang terdekat korban selama di Manokwari.

” Kemarin sudah periksa 8 saksi dan tambah lagi 5 orang saksi yang intens berkomunikasi dengan korban selama tinggal di Manokwari,” ungkap Nirwan di ruang kerjanya, Senin (3/4/2023).

Selain itu, pihaknya juga tengah menyelidiki aktivitas terakhir korban, sebelum ditemukan mengapung di Pantai Maruni.

Dikatakan Kasat Reskrim, berdasarkan keterangan saksi-saksi termasuk pemilik wisma di Perum 55 Maruni, sebelum kejadian tersebut korban tidak menampakan tanda-tanda sedang mengalami masalah ataupun depresi. Korban sendiri diketahui datang ke Manokwari dari Jakarta sudah dalam keadaan hamil dan tinggal di Perum 55 Maruni kurang lebih selama 6 bulan.

” Dari keterangan saksi-saksi korban tidak alami depresi atau ada masalah, cuma panik-panik. Tapi selama 6 bulan tinggal disana aman dan lancar sehingga mereka kaget juga dengan kejadian itu,” jelas Fakaubun 

Sementara itu penyebab kematian, dugaan sementara akibat kekurangan oksigen saat tenggelam dilaut. Pihak keluarga korban yang berada di Subang, Jawa Barat menolak untuk dilakukan otopsi jenazah, sehingga hanya dilakukan visum. Dari hasil visum juga diketahui terdapat luka-luka lebam di tubuh korban.

Untuk itu, pihaknya masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap fakta-fakta serta urutan kronologi hingga penyebab kematian dan menemukan barang bukti.

” Barang bukti masih belum ditemukan, dan masih kami dalami” pungkasnya. (ACM_2)

Artikel ini telah dibaca 290 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Vonis Seumur Hidup untuk Yahya Himawan, JPU Masih Pertimbangkan Banding

12 Agustus 2026 - 21:10 WIT

Hasil Pemeriksaan Dokkes: Jenazah Salma Rina Suabey Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

10 Agustus 2026 - 15:53 WIT

Kecelakaan Maut di Anday: Satu Korban tewas,Satu Luka, Dua Rekan Korban Melarikan Diri

9 Agustus 2026 - 19:59 WIT

Nekat Bobol Dobut Jaya Mart, Remaja 17 Tahun Diciduk Resmob Polda Papua Barat

4 Agustus 2026 - 09:03 WIT

Polda Papua Barat Kembali Amankan 19 Tersangka Tambang Ilegal Wariori

5 Agustus 2025 - 22:43 WIT

Diduga Terlilit Judol, Anggota Brimob Polda PB Nekat Curi Emas

23 Juli 2025 - 08:06 WIT

Trending di HUKUM & KRIMINAL