Menu

Mode Gelap
Kapolda Papua Barat Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas di Manokwari 2 Terduga Pelaku Curat Pkm Sanggeng Diringkus Tim Tekab Polresta Manokwari Polres Pegaf Kerahkan Personil Gabungan Bantu Pencarian Korban Longsor Catubouw Longsor di Catubow, 1 Orang MD dan Belasan Orang Masih Dalam Pencarian Hari Pertama Pencarian Iptu Tomi Marbun Sempat Terkendala Cuaca

PAPUA BARAT · 5 Des 2024 04:35 WIT

Seleksi Anggota DPRP Papua Barat Jalur Pengangkatan Mulai Dibuka


 Seleksi Anggota DPRP Papua Barat Jalur Pengangkatan Mulai Dibuka Perbesar

MANOKWARI – Seleksi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Barat melalui mekanisme pengangkatan atau jalur otonomi khusus (Otsus) periode 2024-2029 mulai dilaksanakan. Tahapan pendaftaran telah dibuka mulai tanggal 1-7 Desember 2024.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Yusuf Willem Sawaki pada konferensi pers yang digelar di kantor Kesbangpol Papua Barat, Rabu (4/12/2024).

Ia mengatakan proses tahapan seleksi dilakukan melalui empat tahapan utama mulai dari pengumuman, seleksi administrasi, seleksi kesehatan dan kejiwaan, hingga seleksi kompetensi.

” Kami pansel sebelumnya tanggal 28 november telah melakukan sosialisasi ke tujuh daerah pengangkatan atau dapeng di Papua Barat meliputi wilayah adat Doberai dan Bomberai,” ujarnya.

Lanjut, Yusuf menjelaskan syarat utama pendaftaran calon anggota DPRP yaitu harus mendapat rekomendasi dari Dewan Adat Suku (DAS) dan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) masing-masing dapeng, untuk mengisi alokasi kursi DPRP mekanisme pengangkatan sebanyak 9 orang dengan keterwakilan 30 persen perempuan.

” Syarat utama untuk mendaftar adalah peserta harus mendapat rekomendasi dewan adat wilayah,” tambahnya.

Selain itu, calon anggota DPR Papua Barat melalui mekanisme pengangkatan ini ketika mendaftar, satu syarat yang harus dipatuhi adalah tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik dalam kurun waktu lima tahun.

Kemudian, syarat lainnya tidak dicalonkan sebagai calon anggota DPRK dan DPRP yang dibuktikan dengan surat pernyataan dan surat keterangan dari KPU berdasarkan sistem informasi partai politik (Sipol) dan daftar calon tetap.

” Kita juga membutuhkan calon yang memiliki pengetahuan dan pengalaman tentang situasi dan kondisi politik, sosial, budaya OAP dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan dalam rangka otsus Papua,” terangnya.

Diketahui pengumuman pendaftaran berlangsung selama 7 hari (1-7 Desember 2024), Pendaftaran calon anggota DPRP ke LMA (5-13 Desember 2024) hingga penyerahan berkas pendaftaran oleh LMA kabupaten kepada pansel DPRP (30 Desember 2024 – 4 Januari 2025).

Selanjutnya, seleksi administrasi (6-10 Januari 2025), pengumuman hasil seleksi (13-19 Januari 2025), dan tanggapan masyarakat dan perbaikan (15-21 Januari 2025).

Seleksi Kesehatan dan kejiwaan dimulai pada tanggal 15-23 Januari 2025, kemudian tahap terakhir seleksi kompetensi terdiri dari penulisan makalah dan presentasi dan wawancara mulai 24-30 Januari 2025. 

Sementara itu, panitia seleksi terdiri dari Yusuf Willem Sawaki (Dosen Unipa) mewakili unsur akademisi yang terpilih sebagai ketua didampingi 6 anggotanya yakni Yuliana Numberi selaku sekretaris Pansel mewakili unsur tokoh perempuan, kemudian Ismail Nurdin mewakili unsur pemerintah pusat (ASN Kemendagri). Irene Manibuy dari unsur pemerintah pusat (Koordinator BP3OKP), Otto Parorongan mewakili unsur pemerintah Provinsi Papua Barat , Isak S.K. Mansawan mewakili unsur akademisi (Dosen STIH Manokwari) dan Toman E.L. Ramandey mewakili Kejaksaan Tinggi Papua Barat. (ACM)

Artikel ini telah dibaca 91 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Mentan Tantang Papua Barat Sediakan Lahan Pengembangan Komiditi Pertanian

1 April 2026 - 19:23 WIT

Gubernur Mandacan Tegaskan Tidak Intervensi Pemilihan Ketum KONI Papua Barat

1 April 2026 - 19:14 WIT

Pemprov Papua Barat Siap Implementasi WFH Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat

31 Maret 2026 - 10:19 WIT

Gubernur Dominggus Mandacan Soroti Absensi Dan LHKPN Pejabat Pemprov PB

31 Maret 2026 - 10:08 WIT

23 OPD Pemprov Papua Barat Belum Lakukan Peng-Inputan Sirup

30 Maret 2026 - 22:19 WIT

Gubernur Dominggus Optimis Tahun Ini Pemprov PB Kembali Raih Opini WTP

30 Maret 2026 - 14:35 WIT

Trending di PAPUA BARAT