MANSEL, acemo.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari Selatan melalui Bagian Umum menggelar sosialisasi pengisian e-Kinerja bagi aparatur sipil negara (ASN) khusus di lingkungan Sekertariat Daerah(Setda), Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan pemahaman ASN terhadap pengelolaan kinerja, khususnya dalam penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) agar sesuai dengan tugas, jabatan, serta struktur organisasi masing-masing perangkat daerah.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Manokwari Selatan, Eli D. Kartika Sembor dalam arahannya mengatakan, pengisian e-Kinerja perlu dilakukan secara tepat dan terstruktur. Menurutnya, setiap target dan tugas yang diberikan kepada pegawai harus memiliki keterkaitan yang jelas dengan tugas dan fungsi jabatan.

“Ini harus diperbaiki kembali secara struktur. Dari pimpinan, kemudian turun ke pejabat di bawahnya hingga kepada staf sesuai dengan tugas masing-masing,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyusunan kinerja tidak boleh dilakukan secara asal atau hanya untuk memenuhi kewajiban administrasi ketika batas waktu pengisian sudah mendekat. Setiap ASN perlu memahami apa yang menjadi tugasnya, kapan harus dikerjakan, serta target yang harus dicapai.
Menurut Eli, pemahaman terhadap SKP menjadi penting karena kinerja ASN tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari penilaian terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pegawai.
“Jangan sampai ketika sudah mendekati batas waktu, baru kemudian dibuat. SKP ini penting, sehingga jangan dikerjakan hanya karena sudah tiba waktunya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya konsistensi dan komitmen para operator dalam memastikan proses pengisian e-Kinerja berjalan dengan baik. Jika terdapat kendala dalam pelaksanaannya, persoalan tersebut harus segera disampaikan dan dicarikan solusi, bukan dibiarkan hingga mendekati tenggat waktu.
“Kalau ada yang belum dikerjakan, harus ditanyakan apa alasannya dan apa masalahnya. Jangan sampai ketika sudah di penghujung waktu, baru dikerjakan seadanya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Eli juga mengingatkan para pejabat dan staf agar menghargai setiap undangan kedinasan yang diberikan. Menurutnya, undangan yang diterima bukan atas nama pribadi, melainkan melekat pada jabatan dan organisasi yang diwakili.
“Ketika undangan dibagikan, kita harus menghargainya. Yang diundang itu bukan nama pribadi, tetapi jabatan dan organisasi yang kita pegang,” jelasnya.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti sosialisasi dengan serius, terlebih kegiatan tersebut menghadirkan pihak BKPSDM yang memberikan penjelasan teknis mengenai pengelolaan e-Kinerja.
Eli juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pejabat dan staf yang telah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia meminta para operator yang selama ini bertugas dalam pengelolaan e-Kinerja agar dapat menjalankan tanggung jawabnya secara konsisten.
“Ini merupakan kegiatan yang penting. Mari kita mendengar dan menyimak dengan baik, sehingga apa yang selama ini berjalan dapat diperbaiki,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Manokwari Selatan, Aser Irianto Imbiri mengatakan dengan adanya sosialisasi e-kinerja tersebut dapat meningkatkan pemahaman ASN dalam pembuatan SKP sesuai tupoksi masing-masing. Para pejabat juga diharapkan dapat menyelesaikan SKP masing-masing sehingga staf yang berada dibawahnya juga dapat menyelesaikan SKP sesuai target yang telah ditentukan.
” Pertemuan ini bagi kita di bagian Sekretariat memberikan dampak positif dalam membuat e-kin Pegawai, sehingga dapat di mengerti dan menjadi tanggung jawab untuk menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi kerja masing-masing. Selain itu, dapat mengingatkan kita juga sebagai pejabat di lingkungan Setda,” ujar Aser.
Melalui sosialisasi tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman ASN dalam pengisian e-Kinerja sekaligus mendorong penyusunan SKP yang lebih terukur, sistematis, tepat waktu, dan sesuai dengan tugas serta tanggung jawab masing-masing pegawai. (Mega)






















