MANOKWARI – Puluhan pendaftar CPNS formasi tahun 2021 Kabupaten Manokwari yang tidak lulus seleksi pemberkasan administrasi, melakukan aksi demo/protes dan memalang kantor BKD Kabupaten Manokwari, Kamis (25/7/2024).
Puluhan pencaker OAP ini juga melakukan aksi bakar ban dan kayu didepan kantor BKD Kabupaten Manokwari.
Dalam aksinya, massa memalang kantor BKD dengan tuntutan aspirasi yang berisi bahwa mereka pencaker OAP menolak hasil pengumuman seleksi pemberkasan CPNS. Mereka meminta agar diakomodir dalam tahapan tes kompetensi dan meminta BKD tidak menerima berkas administrasi CPNS, sebelum ada kejelasan tentang nasib mereka.
Salah seorang pendemo berinisial “AS” mengatakan jika aksi tersebut dilakukan untuk meminta hak dan kebijakan khusus bagi pendaftar Orang Asli Papua (OAP) untuk tetap ikut serta atau diakomodir dalam tes seleksi CPNS.
” Tadi kami ke kantor Bupati tapi Bapak Bupati tidak ada, jadi kami langsung turun ke BKD dan kami palang,” ujarnya.
” Kami minta ada kebijakan agar kami tetap bisa ikut tes selanjutnya walaupun tidak lulus pemberkasan karena mungkin ada kesalahan saat kirim berkas,” sambungnya lagi.
Aksi demo tersebut akhirnya berhasil diredam lantaran Anggota MRP Pokja Adat, Musa Mandacan menemui dan menerima aspirasi massa serta berjanji membantu memberikan rekomendasi kepada BKD Manokwari agar pencaker OAP yang tidak lulus pemberkasan bisa tetap ikut seleksi CPNS tahap selanjutnya. (ACM)






















